Pendidikan Sekualitas di Sekolah, Ini Alasannya
Jakarta – Anak-anak yang beranjak remaja atau sudah menginjak bangku SMA hingga SMA pentingnya untuk diberikan seksualitas dis ekolah ini alasannya.
Baca Juga: Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam
Menurut Psikolog Kimis Anak-Remaja dan Koneskor SMP-SMA Cikal Surabaya, Ratna Kusuma Dewi, S.Psi MPsi berikut alasannya, dalam keterangan tertulis yang diterima.
1. Mendampingi Anak Memahami Informasi yang Tepat
Kemudian mengakses gates of gatot kaca 1000 infromasi dari internet beresiko membuat anak menyerap informasi yang kurang sehat dan salah. Untuk itu, peran pendiidik diperlukan untuk mendampingi anak dalam memberikan edukasi seksual yang benar dan sehat.
“Di era digitak ini. anak-anak di usia muda sudah memiliki akses terhadap berbagai jenis informasi, termasuk topik sensitif atau topik yang belum sesuai dengan usianya. Tanpa pendampingan orang dewasa dan bertanggung jawab.
2. Mendukun Anak Memahami Tubuh dan Diri Tanpa Rasa Malu
Keingin tahuan anak adalah sinyal alami bahwa mereka sedang belajar mengenal dunia slot starlight princess dan diri mereka sendiri. Inilah sebabnya pendidikan seksualitas yang tepat di sekolah menajdi sangat penting.
“Rasa ingin tahu adalah bagian dari alami dati tubuh kenbang anak. Ketika Pertanyaan-pertanyaan mereka dianggapi secara terbuka dan suportif anak belajar bahwa tubuh, emosi , dan identitas diri adalah hal-hal yang wajar untuk dipahami bukan sesuatu yang memalukan atau tabu ungkap ratna.
3. Membangun Kesadaran Diri dan Perlindungan Tubuh
Edukasi seksualitas di sekolah dapat memberikan anak pemaahaman tentang hal tubuh sendiri . Dengan begitu, anak dapat merasa sweet bonanza aman dan tau cara melindungi diri sendiri.
“Pendidikan seks usia sekolah membantu anak mengenali batas tubuh mereka, hak atas tubuh sendri, serta bagaimana melindungi diri, Anak juga belajar kapan harus berkata tidak dan juga kepada siapa harus melapor saat merasa tidak nyaman.
4. Meningkatkan Keterbukaan dan juga Kepercayaan
Saat sekolah membuka ruang diskusi yang aman dan juga suportif tentang topik-topik sensitif seperti seksualitas. Anak belajar bahwa perubahan dalam diri mereka adalah hal yang wajar.
Pendekatan ini membangun rasa percaya diri dan juga menajdi langkah awak dalam membentuk karakter yang sehar dan juga menjaga anak dari resiko sejak dini.
“Dengan membicarakan topik ini secara sehat dan juga terbuka, sekolah turut menciptakan budaya komunikasi yang positif, sehingga murid tidak merasa takut atau malu saar
menghadapi perubahan dalam dirinya. Dengan demikian, sex education, merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan juga perlindungan anak sejak dini.