Berita Pendidikan Terbaru 2026: Dinamika Kebijakan, Tantangan, dan Peluang untuk Indonesia

Berita Pendidikan Terbaru 2026: Dinamika Kebijakan, Tantangan, dan Peluang untuk Indonesia

Berita Pendidikan Terbaru 2026: Dinamika Kebijakan, Tantangan, dan Peluang untuk Indonesia – Pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing global, serta mendukung kemajuan bangsa. Memasuki tahun 2026, dunia pendidikan Indonesia dan global tengah mengalami berbagai dinamika penting dari kebijakan baru pemerintah, kolaborasi internasional, hingga berbagai program yang bertujuan memperkuat kualitas dan pemerataan pendidikan. Artikel ini merangkum berita terbaru seputar pendidikan, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional, yang relevan bagi masyarakat umum, orang tua, pelajar, dan pemangku kebijakan.

1. Kebijakan Pendidikan Nasional: Menuju Transformasi dan Akses yang Lebih Baik

Revisi Waktu Pendidikan Wajib

Parlemen depo 10k Indonesia tengah memperdebatkan revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) untuk memperpanjang wajib belajar dari 12 menjadi 13 tahun, mencakup pendidikan dasar hingga akhir sekolah menengah atas. Tujuannya adalah memastikan setiap peserta didik mendapatkan landasan pendidikan yang lebih kuat, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan keterampilan abad 21.

Peningkatan Anggaran Pendidikan

Pemerintah Indonesia memperbesar alokasi anggaran pendidikan untuk 2026. Total yang disiapkan mencapai Rp757,8 triliun, menjadikannya anggaran pendidikan terbesar dalam sejarah negara ini. Langkah ini diharapkan memperkuat kualitas guru, fasilitas sekolah, serta program-program pembelajaran inovatif sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia.

Digitalisasi dan Pembelajaran Canggih

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya digitalisasi dalam sistem pendidikan melalui program “Learning Digitalization for Smart Indonesia”, yang mencakup penyebaran interactive flat panels (smartboards) ke sekolah-sekolah secara nasional. Tujuan utamanya adalah menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan tren global.

2. Program Infrastruktur dan Akses Pendidikan

Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Akses

Program “Sekolah Rakyat” terus diperluas sebagai bentuk infrastruktur pendidikan yang inklusif dan gratis. Pemerintah merencanakan pembangunan lebih dari 100 sekolah tahap kedua di lokasi strategis di seluruh Indonesia, menghadirkan fasilitas modern seperti perpustakaan digital, laboratorium keterampilan, kantin sehat, hingga taman terbuka hijau.

3. Kolaborasi Internasional dan Beasiswa

Turkish Universities Fair 2026

Indonesia menjadi tuan rumah Turkish Universities Fair 2026, sebuah ajang pendidikan tinggi internasional yang mempertemukan institusi pendidikan dari berbagai negara. Even ini membuka peluang dialog, kerja sama akademik, serta akses informasi bagi pelajar dan akademisi Indonesia.

Beasiswa Internasional untuk Pelajar Global

Pemerintah Irlandia membuka pendaftaran Beasiswa Pendidikan Internasional 2026 senilai €10.000 untuk pelajar dari luar Uni Eropa yang ingin menempuh studi di sana. Ini menjadi salah satu alternatif peluang pendidikan tinggi berkualitas di luar negeri.

Kerja Sama Indonesia–Jepang dan Inggris

Upaya diplomasi pendidikan juga terlihat dari negosiasi Indonesia dengan Jepang untuk memperdalam kolaborasi dalam pendidikan, riset, dan teknologi. Selain itu, Presiden Prabowo mengundang universitas terkemuka Inggris untuk membuka hingga 10 kampus kelas dunia di Indonesia, mempercepat akses pendidikan global di tanah air.

4. Fokus Kualitas Pembelajaran dan Tantangan Riset

Rencana Mata Pelajaran Bahasa Inggris Wajib

Kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan bahasa daftar sbobet Inggris sebagai mata pelajaran wajib di semua jenjang pendidikan dasar-menengah mulai tahun ajaran 2027/2028. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan generasi yang kompetitif secara internasional.

Hasil Tes Akademik Menurun

Rerata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 pada beberapa mata pelajaran, terutama matematika, menunjukkan skor yang relatif rendah. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kebijakan pembelajaran dan penerapan metode yang lebih efektif di sekolah.

5. Inisiatif Pendidikan Digital dan Literasi

Pelatihan Literasi Digital untuk Guru

Beberapa daerah, seperti Kabupaten Pacitan, menggandeng media dan lembaga pelatihan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dan jurnalistik bagi guru SMP. Ini merupakan bagian dari upaya adaptasi terhadap era teknologi dan komunikasi modern.

Kemajuan Pendidikan AI dan STEM

Program nasional bertajuk STEM Indonesia Cerdas bertujuan memperkenalkan keterampilan dasar AI (kecerdasan buatan) dan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika) kepada jutaan siswa di berbagai sekolah, sehingga memperkuat kemampuan teknis generasi muda di era digital.

6. Perhatian Global terhadap Pendidikan

Pengaruh Pengurangan Dana Pendidikan Dunia

Menurut perkiraan UNICEF, pemotongan dana pendidikan global dapat menyebabkan jutaan anak tambahan tidak bersekolah di berbagai negara pada 2026, menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi dunia pendidikan di tengah tekanan ekonomi global.

Perubahan Tren Pendidikan Internasional

Selain itu, beberapa negara mengkaji ulang tujuan dan kebijakan mereka terhadap pendidikan tinggi dan mobilitas siswa internasional—ini termasuk penguatan standar pendidikan global dan peningkatan fleksibilitas dalam sistem kredit pendidikan.

Penutup

Dinamika pendidikan Indonesia di tahun 2026 mencerminkan kombinasi antara kebutuhan reformasi struktural dan adaptasi terhadap era digital. Dari kebijakan wajib belajar yang direvisi, program digitalisasi, perluasan akses infrastruktur, hingga kerja sama internasional dan peluang beasiswa, semuanya menjadi titik penting dalam perjalanan pendidikan menuju masa depan yang lebih berkualitas dan inklusif.

Pendidikan bukan hanya soal kurikulum dan angka, tetapi tentang bagaimana setiap anak di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang, berkreativitas, dan berdampak positif terhadap masyarakat luas.

Pendidikan Indonesia di Ujung Perubahan: Tantangan Mutu, Anggaran Besar, dan Inovasi Digital

Pendidikan Indonesia di Ujung Perubahan: Tantangan Mutu, Anggaran Besar, dan Inovasi Digital

Pendidikan Indonesia di Ujung Perubahan: Tantangan Mutu, Anggaran Besar, dan Inovasi Digital – Pendidikan menjadi salah satu sektor pembangunan yang menjadi fokus utama pemerintah Indonesia menjelang pertengahan dekade ini. Di mulai dari agenda peningkatan kualitas guru, perluasan akses bagi semua anak, hingga penerapan teknologi digital dalam pembelajaran semua di arahkan untuk menghadapi tantangan global dan menjawab kebutuhan zaman. Dalam konteks dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi, sistem pendidikan nasional sedang di uji: mulai dari persoalan rendahnya kompetensi siswa di beberapa daerah hingga inisiatif strategis untuk memodernisasi pengalaman belajar di seluruh wilayah Nusantara. Berita berikut merangkum isu-isu utama yang tengah menjadi sorotan dan berdampak langsung pada jutaan pelajar, pendidik, dan pemangku kebijakan.

1. Anggaran Pendidikan 2026: Rekor Baru dan Harapan Besar

Pemerintah slot bonus Indonesia telah menetapkan anggaran pendidikan untuk 2026 mencapai angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Total alokasi anggaran ini di proyeksikan mencapai sekitar Rp750–Rp758 triliun untuk sektor pendidikan, menjadikannya sebagai investasi terbesar dalam sejarah anggaran pendidikan Indonesia.

Tujuan utama dari besarnya anggaran ini adalah memperkuat sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan nasional, sesuai visi Indonesia Emas 2045. Selain itu, anggaran tersebut juga di fokuskan pada perluasan bantuan belajar, peningkatan kualitas guru, serta modernisasi fasilitas dan teknologi pendidikan di seluruh Indonesia.

2. Beasiswa untuk Guru: Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas

Sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan program beasiswa bagi guru-guru yang belum memiliki gelar sarjana. Program ini mencakup pemberian beasiswa pendidikan sarjana bagi sekitar 150.000 guru di seluruh Indonesia pada 2026, yang di lakukan melalui skema Recognition of Prior Learning (RPL).

Skema RPL memungkinkan pengalaman kerja, pelatihan, dan pendidikan non-formal guru di akui sebagai kredit akademik sehingga mempercepat proses penyelesaian gelar. Program ini di harapkan dapat meningkatkan profesionalisme guru, terutama di tingkat dasar dan menengah yang selama ini menjadi tantangan nasional.

3. Transformasi Digital: Super-App Pendidikan “Rumah Pendidikan”

Di tengah era digital, Kemendikdasmen meluncurkan inovasi teknologi berbasis aplikasi yang di namakan “Rumah Pendidikan” sebuah super-app yang di rancang untuk mengintegrasikan seluruh komunitas pendidikan Indonesia, dari guru, siswa, hingga partner.

Rumah Pendidikan berfungsi sebagai platform utama yang menggantikan ratusan aplikasi pembelajaran terpisah yang sebelumnya di gunakan oleh jutaan pelajar dan guru di Indonesia. Dengan fitur-fitur seperti ruang belajar interaktif untuk siswa, ruang pengembangan profesional bagi guru, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, aplikasi ini bertujuan mendukung pembelajaran bermutu dan merata di seluruh nusantara.

4. Reformasi Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru

Pemerintah juga menerapkan sistem baru dalam penerimaan siswa di sekolah, yang di kenal sebagai SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru). Sistem ini menggantikan mekanisme sebelumnya yang terkesan kompleks dan membuka peluang diskriminatif. Namun, ada pengecualian untuk daerah terutama wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) di mana penerapan SPMB di tangguhkan karena kendala akses dan kebutuhan lokal yang berbeda.

Langkah ini di maksudkan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang adil dalam mengakses pendidikan tanpa hambatan birokrasi yang tidak perlu.

5. Pendekatan Pembelajaran Baru: Deep Learning

Mendikdasmen menegaskan arah baru dalam kualitas pembelajaran dengan memperkenalkan slot88 resmi pendekatan deep learning. Berbeda dari pembelajaran tradisional yang hanya menekankan transfer pengetahuan, deep learning mendorong pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan kreativitas siswa keterampilan penting di era masa depan.

Pendekatan ini telah di bahas pada beberapa forum akademik, termasuk seminar internasional di kampus-kampus besar dan di harapkan menjadi dasar bagi kurikulum pembelajaran yang lebih inovatif.

6. Upaya Pemerataan Guru di Seluruh Wilayah

Selain beasiswa, perhatian serius juga di berikan pada pemerataan tenaga pendidik. Dewan Perwakilan Rakyat (MPR) RI mendorong kebijakan redistribusi guru untuk memeratakan tenaga pendidik berkualitas di seluruh Indonesia, termasuk daerah-daerah yang selama ini minim sumber daya pendidikan.

Distribusi guru yang efektif menjadi salah satu kunci untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antar wilayah, terutama antara kota besar dan daerah 3T.

7. Pendidikan Sehat & Berkelanjutan: Inisiatif Sekolah Sehat

Selain fokus akademik dan teknologi, aspek kesejahteraan siswa juga mendapat perhatian melalui program seperti AIA Healthiest Schools 2026. Program ini mengajak sekolah dasar dan menengah berpartisipasi dalam kompetisi proyek sekolah sehat dengan fokus pada empat pilar makan sehat, gaya hidup aktif, kesehatan mental, dan keberlanjutan lingkungan sekolah.

Kegiatan ini di harapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan siswa, tetapi juga mengintegrasikan pendidikan kesehatan dalam kurikulum formal.

8. Tantangan di Lapangan: Kompetensi Siswa dan Akses yang Masih Beragam

Di luar kebijakan besar, masih ada tantangan nyata di lapangan. Beberapa laporan lokal menunjukkan bahwa di sejumlah wilayah, rata-rata nilai ujian terutama di soal-soal matematika masih tergolong rendah, menandakan perlunya peningkatan strategi pembelajaran yang lebih adaptif.

Sementara itu, tantangan akses pendidikan di daerah terpencil dan pendalaman kualitas pembelajaran masih menjadi agenda panjang yang perlu kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.

Kesimpulan

Sektor pendidikan Indonesia berada pada titik penting dalam sejarah pembangunannya. Dengan dukungan anggaran besar, reformasi kebijakan, fokus pada kualitas guru, dan langkah teknologi inovatif seperti super-app pendidikan, Indonesia berupaya mengatasi tantangan klasik sekaligus menyongsong masa depan yang kompetitif. Namun, tantangan nyata di lapangan, seperti pemerataan akses, kompetensi akademik yang beragam, serta adaptasi komunitas pada perubahan sistem pembelajaran, memerlukan kerja sama berbagai pihak: pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat luas.

Transformasi pendidikan ini bukan hanya soal angka anggaran atau kebijakan semata, tetapi tentang bagaimana setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan belajar yang bermakna, relevan, dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia yang cepat berubah.

Berita Pendidikan Januari 2026: Tren, Kebijakan, dan Tantangan Terbaru

Berita Pendidikan Januari 2026: Tren, Kebijakan, dan Tantangan Terbaru

Berita Pendidikan Januari 2026: Tren, Kebijakan, dan Tantangan Terbaru – Pendidikan selalu menjadi fondasi pembangunan sebuah bangsa. Pada Januari 2026, dunia pendidikan mengalami dinamika besar di berbagai negara, termasuk Indonesia. Berita-berita terbaru mencakup reformasi kebijakan, perayaan hari pendidikan internasional, permasalahan sosial di sekolah, serta tantangan global seperti kekurangan guru. Laporan ini merangkum peristiwa penting dan perkembangan kebijakan pendidikan sepanjang bulan ini.

1. Fokus Nasional: Pendidikan Bermutu dan Inklusif di Indonesia

Pemerintah mahjong ways Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan target pembangunan pendidikan bermutu pada tahun anggaran 2026. Menteri Kemendikdasmen Abdul Mu’ti memaparkan sejumlah program prioritas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk revitalisasi sekolah dan digitalisasi instruksional. Program-program ini di dukung oleh pagu anggaran sekitar Rp52,12 triliun yang di fokuskan pada perluasan akses, bahan ajar, dan peningkatan mutu guru serta layanan pendidikan.

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyatakan bahwa realisasi anggaran pendidikan pada 2025 tergolong baik, dengan capaian peningkatan akses layanan PAUD dan kualitas lingkungan belajar menjadi salah satu indikator positif yang di ungkap dalam rapat kerja bersama DPR RI.

Salah satu program pendidikan yang mendapat perhatian adalah Program Indonesia Pintar (PIP) yang di perluas pada 2026 untuk menjangkau sekitar 19,48 juta anak rentan, termasuk perluasan manfaat hingga jenjang Taman Kanak-Kanak. Program ini menjadi jaring pengaman agar anak dari keluarga kurang mampu tetap bersekolah.

2. Kebijakan Seleksi dan Asesmen Siswa

Kemendikdasmen membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD/MI dan SMP/MTs tahun 2026. Pendaftaran yang berlangsung hingga akhir Februari ini di rancang sebagai instrumen asesmen standar guna mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan kredibel, yang hasilnya dapat di manfaatkan oleh sekolah dan orang tua.

Selain itu, pendaftaran TKA menjadi bagian awal dari upaya pemerintah mengefektifkan evaluasi pendidikan dasar sehingga data prestasi siswa bisa di gunakan perencanaan pembelajaran lebih baik di masa depan.

3. Pendidikan Inklusif: Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia

Pemerintah Indonesia juga meluncurkan dan meresmikan program Sekolah Rakyat di 34 provinsi pada awal Januari. Dalam acara yang di pimpin oleh Presiden Prabowo Subianto, sebanyak 166 Sekolah Rakyat di resmikan guna memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga rentan sekaligus mendukung pemerataan layanan pendidikan. Sekolah ini di lengkapi dukungan konektivitas digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di semua wilayah.

Program ini dinilai menjadi harapan baru bagi pendidikan inklusif di Indonesia, karena berfokus pada memberikan peluang belajar yang setara bagi anak-anak dari semua lapisan masyarakat.

4. Perayaan dan Inisiatif Global: Hari Pendidikan Internasional

Pada 24 Januari 2026, dunia memperingati International Day of Education yang dicanangkan oleh PBB sebagai momen refleksi dan akselerasi komitmen terhadap pendidikan untuk semua. Berbagai kegiatan diadakan, baik oleh UNESCO maupun berbagai negara, untuk menegaskan hak atas pendidikan dan pentingnya peran pendidikan dalam pembangunan berkelanjutan.

UNESCO sekaligus merilis laporan global yang menunjukkan rendahnya partisipasi anak muda dalam pengambilan keputusan pendidikan, menggarisbawahi perlunya peran generasi muda dalam kebijakan pendidikan mereka sendiri.

Selain itu, Uni Emirat Arab (UAE) menjadi contoh negara yang memperkuat akses pendidikan global. Menyambut Hari Pendidikan Internasional, UAE mengumumkan inisiatif untuk memastikan hak pendidikan bagi anak-anak di kawasan konflik dan krisis serta meluncurkan proyek pendidikan vokasi besar di Senegal, yang kapasitasnya mencapai ribuan siswa.

5. Tantangan Global: Kekurangan Guru dan Fokus Profesional

Salah satu isu pendidikan terbesar secara global di Januari 2026 adalah masalah kekurangan situs slot pulsa guru. Organisasi Special Olympics bersama UNESCO mengeluarkan peringatan bahwa dunia membutuhkan sekitar 44 juta guru baru hingga 2030 untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dasar global dan mendukung layanan pendidikan inklusif, terutama bagi anak dengan kebutuhan khusus. Penetapan 2026 sebagai Year of the Teacher (Tahun Guru) oleh Special Olympics menyoroti pentingnya investasi dalam pelatihan, perekrutan, dan dukungan profesional guru.

Permasalahan ini muncul di banyak negara, di mana rendahnya jumlah pendidik berkualitas dapat menghambat kemampuan sistem pendidikan untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

6. Berita Pendidikan Lainnya di Indonesia

Selain kebijakan dan program besar, sejumlah berita terkait kondisi dunia pendidikan Indonesia mencuat:

Beasiswa Pemuda Tangguh di Surabaya diperluas tahun 2026, di mana orang tua dengan penghasilan hingga Rp20 juta dapat menerima beasiswa melalui program tersebut dengan evaluasi menyeluruh dari pemerintah kota.

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengizinkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara untuk siswa sampai 28 Januari karena cuaca ekstrem demi menjaga keselamatan siswa.

Universitas Jember (UNEJ) menargetkan beroperasinya Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) pada 2026, yang akan meningkatkan layanan kesehatan sekaligus memperkuat pendidikan kedokteran di wilayah tersebut.

7. Permasalahan Sosial: Kekerasan di Lingkungan Pendidikan

Selain sisi positif, perhatian publik juga tertuju pada masalah serius: sepanjang tahun 2025 terdapat lebih dari 1.000 kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia. Komisi X DPR RI menilai hal ini sebagai alarm penting bahwa ada tantangan sosiokultural yang harus diatasi guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mendukung secara emosional bagi siswa dan tenaga pendidik.

Penutup

Berita pendidikan pada Januari 2026 menunjukkan bahwa pembangunan dunia pendidikan terus berjalan dengan berbagai program prioritas dan tantangan yang kompleks. Indonesia aktif memperkuat pendidikan inklusif, meningkatkan kualitas guru, dan menyiapkan sistem asesmen yang lebih komprehensif. Sementara itu, isu global seperti kekurangan guru dan keterlibatan anak muda dalam kebijakan pendidikan menggarisbawahi perlunya kolaborasi lintas negara dan komunitas untuk mencapai pendidikan berkualitas bagi semua.

Apakah Anda ingin ringkasan peristiwa pendidikan di negara tertentu (misalnya Indonesia saja atau global terfokus) dalam format lebih pendek? Saya bisa bantu!

Perkembangan Terbaru Pendidikan di Indonesia: Tantangan, Kebijakan dan Arah Masa Depan

Perkembangan Terbaru Pendidikan di Indonesia: Tantangan, Kebijakan dan Arah Masa Depan

Perkembangan Terbaru Pendidikan di Indonesia: Tantangan, Kebijakan dan Arah Masa Depan – Pendidikan menjadi isu yang terus diperhatikan di Indonesia seiring dengan perubahan sosial, ekonomi, dan kebutuhan generasi muda di era global. Di akhir tahun 2025 dan awal 2026, berbagai kebijakan, program dan tantangan baru mengemuka dalam dunia pendidikan Indonesia mulai dari perencanaan kebijakan jangka panjang, revisi sistem pendidikan, hingga masalah pembiayaan dan kualitas pembelajaran.

Tulisan ini menyajikan gambaran menyeluruh mengenai berita pendidikan terbaru yang relevan bagi siswa, orang tua, pendidik, serta masyarakat umum yang ingin memahami arah dunia pendidikan Indonesia saat ini.

1. Pemerintah Dorong Perluasan Pendidikan dan Kebijakan Umum

Salah satu isu slot server thailand super gacor strategis yang sedang didorong oleh pemerintah adalah revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) untuk memperluas masa wajib belajar dari 12 tahun menjadi 13 tahun. Rencana ini bertujuan mencakup pendidikan dari tingkat anak usia dini hingga SMA secara menyeluruh supaya anak Indonesia mendapatkan pendampingan pendidikan lebih lama dan berkualitas.

Selain itu, pemerintah juga aktif mempromosikan kerja sama internasional seperti pertemuan regional UNESCO tentang pendidikan untuk perdamaian, yang melibatkan berbagai negara ASEAN dan mitra global. Pertemuan ini menekankan pentingnya pendidikan tidak hanya sebagai alat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai instrumen untuk mencegah konflik dan membangun masyarakat yang lebih damai.

2. Sekolah Rakyat dan Akses Pendidikan untuk Semua

Program Sekolah Rakyat menjadi perhatian utama pemerintah sebagai bagian dari upaya menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi keluarga kurang mampu. Pemerintah berencana membuka 65 lokasi baru Sekolah Rakyat yang akan beroperasi untuk membantu anak-anak yang selama ini mengalami kendala dalam mengakses pendidikan reguler.

Namun, peluncuran program ini juga mendapat sorotan karena persiapan yang tergolong cepat. Beberapa pihak menilai bahwa kesiapan infrastruktur, perekrutan tenaga pengajar, dan kualitas kurikulum perlu dikaji lebih matang agar implementasinya tidak tergesa-gesa dan tetap memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

3. Pendidikan Vokasional selama 4 Tahun: Siapkan Lulusan Siap Kerja

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan rencana peluncuran program pendidikan vokasional 4 tahun (SMK 4 tahun), yang di rancang untuk mengatasi isu pengangguran setelah lulus sekolah. Kebijakan ini menambahkan satu tahun pembelajaran vokasional yang fokus pada keterampilan kerja sesuai kebutuhan pasar.

Model ini melibatkan kolaborasi antara sekolah, industri, dan pusat pelatihan sehingga siswa tidak hanya memperoleh ijazah tetapi juga sertifikasi kompetensi, yang diharapkan meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja.

4. Pendidikan Swasta Diperkuat melalui Musyawarah Nasional

Musyawarah Nasional (Munas) ke-12 Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) yang di selenggarakan pada akhir 2025 menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran pendidikan swasta. Dalam forum ini, pemerintah menekankan pentingnya pendekatan kebijakan yang adil antara lembaga pendidikan negeri dan swasta terutama dalam hal pendanaan, pengelolaan dan kualitas penyelenggaraan pendidikan.

Pendekatan ini di harapkan dapat mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan di antara berbagai jenis sekolah, serta memberikan peluang lebih luas bagi siswa di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi.

5. Prestasi dan Isu Akademik

Berita terkait prestasi akademik siswa juga muncul di ranah publik, termasuk sorotan terhadap hasil Tes situs slot777 Kemampuan Akademik (TKA) yang menunjukkan tingkat skor rendah, terutama pada mata pelajaran Matematika. Rata-rata nilai yang relatif rendah ini di anggap mencerminkan tantangan metodologis dan kebutuhan pembaruan strategi pengajaran di sekolah-sekolah.

Isu seperti ini membuka diskusi tentang bagaimana pembelajaran dapat di tingkatkan, termasuk pelatihan guru, penggunaan metode pembelajaran inovatif, dan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan siswa.

6. Kebijakan Lokal: Larangan Biaya Wisuda di Jakarta

Di tingkat lokal, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan melarang sekolah memungut biaya untuk acara wisuda atau perpisahan siswa. Sekolah di dorong untuk mengadakan acara tersebut menggunakan fasilitas yang sudah ada di sekolah dan tanpa biaya tambahan bagi orang tua. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban finansial keluarga dan menegaskan bahwa kegiatan sekolah sebaiknya tidak jadi beban ekonomi bagi masyarakat.

7. Tantangan dan Perhatian

Selain kebijakan positif, dunia pendidikan Indonesia juga menghadapi beberapa isu besar yang mendapat perhatian nasional:

a. Kasus Keracunan Program Makan Gratis

Program Makan Gratis untuk siswa (MBG) yang di luncurkan sebelumnya mencatat kasus keracunan yang menimpa puluhan ribu siswa di berbagai daerah. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terkait pemantauan gizi, sanitasi dapur sekolah, dan standar keamanan pangan untuk program besar pemerintah.

b. Insiden Keamanan di Lingkungan Sekolah

Peristiwa bom di lingkungan sekolah di Jakarta beberapa waktu lalu menjadi peringatan bahwa aspek keselamatan juga harus lebih di perhatikan di lingkungan pendidikan. Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini menyebabkan puluhan siswa dan guru luka-luka, serta membawa dampak psikologis yang serius bagi komunitas sekolah.

8. Trend Global dan Teknologi dalam Pendidikan

Trend global seperti adopsi teknologi juga mulai menggema dalam diskusi pendidikan Indonesia. Komunitas pendidikan internasional mendorong penggunaan teknologi, termasuk AI, dalam pembelajaran guna meningkatkan efisiensi pengajaran dan personalisasi pembelajaran. Pertemuan internasional juga membahas pentingnya kerja sama luar negeri dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat tinggi.

Kesimpulan

Tahun 2025–2026 menjadi periode penuh dinamika bagi dunia pendidikan Indonesia. Dari upaya memperluas masa wajib belajar, meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, hingga memperkuat peran pendidikan vokasional serta penanganan kasus-kasus yang kompleks, semua menunjukkan bahwa sektor pendidikan terus berada pada titik perubahan penting.

Berbagai program pemerintah, kebijakan lokal, dan respon publik terhadap isu pendidikan menunjukkan bahwa masyarakat luas semakin peduli terhadap kualitas pendidikan — baik secara nasional maupun di tingkat komunitas. Tantangan masih ada, tetapi arah kebijakan kini semakin fokus pada pemerataan, kesiapan kerja, dan kualitas pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.

Universitas Cantabria: Perguruan Tinggi Negeri di Santander

Universitas Cantabria: Perguruan Tinggi Negeri di Santander

Universitas Cantabria: Perguruan Tinggi Negeri di Santander – Universitas Cantabria (Universidad de Cantabria atau UC) adalah salah satu universitas negeri ternama di Spanyol yang berlokasi di kota Santander, wilayah Cantabria. Sejak berdiri pada tahun 1972, universitas ini telah berkembang menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan kebudayaan yang berpengaruh di tingkat nasional maupun internasional. Dengan reputasi akademik yang kuat, fasilitas modern, serta komitmen terhadap inovasi, Universitas Cantabria menjadi destinasi favorit bagi mahasiswa lokal maupun internasional.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Universitas Cantabria, mulai dari sejarah, visi misi, fakultas, program studi, fasilitas, kehidupan kampus, hingga prospek karier lulusan.

Sejarah Singkat Universitas Cantabria

Universitas Cantabria berdiri pada tahun 1972 sebagai hasil penggabungan beberapa mahjong slot institusi pendidikan tinggi di wilayah tersebut. Awalnya, universitas ini berfokus pada bidang sains, teknik, dan kesehatan. Seiring berjalannya waktu, cakupan akademiknya semakin luas, mencakup humaniora, hukum, ekonomi, dan seni.

Gedung utama universitas, yang dikenal sebagai Rectorado, merupakan salah satu ikon arsitektur kota Santander. Bangunan ini tidak hanya menjadi pusat administrasi, tetapi juga simbol tradisi akademik yang terus dijaga hingga kini.

Visi dan Misi

Universitas Cantabria memiliki visi untuk menjadi universitas yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan perspektif internasional. Misi yang dijalankan antara lain:

  • Menyediakan pendidikan berkualitas tinggi berbasis kurikulum modern.
  • Mendorong penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
  • Membentuk mahasiswa yang berkarakter, beretika, dan berwawasan global.
  • Menjalin kerja sama dengan universitas dan perusahaan internasional.
  • Mengembangkan lingkungan kampus yang inklusif dan berkelanjutan.

Fakultas dan Program Studi

Universitas Cantabria menawarkan beragam program studi yang mencakup hampir semua bidang ilmu. Beberapa fakultas utama antara lain:

  • Fakultas Humaniora dan Ilmu Sosial: Menyediakan program studi sejarah, filologi, filsafat, dan ilmu sosial.
  • Fakultas Hukum dan Ekonomi: Fokus pada hukum, administrasi publik, ekonomi, dan ilmu politik.
  • Fakultas Sains Eksperimental: Menawarkan jurusan kimia, biologi, fisika, dan lingkungan.
  • Fakultas Teknik: Menyediakan program teknik industri, teknik sipil, teknik komputer, dan arsitektur.
  • Fakultas Kedokteran dan Kesehatan: Menawarkan program kedokteran, farmasi, keperawatan, dan kesehatan masyarakat.
  • Sekolah Pascasarjana: Menyediakan program master dan doktoral dengan fokus penelitian multidisipliner.

Selain itu, Universitas Cantabria juga aktif dalam program pertukaran internasional, terutama melalui Erasmus, yang memungkinkan mahasiswa belajar di berbagai universitas di Eropa.

Fasilitas dan Infrastruktur

Universitas Cantabria dikenal memiliki fasilitas modern yang mendukung proses belajar mengajar. Beberapa fasilitas unggulan antara lain:

  • Perpustakaan pusat dengan koleksi ribuan buku, jurnal, dan publikasi ilmiah.
  • Laboratorium penelitian yang dilengkapi teknologi mutakhir untuk mendukung eksperimen di bidang sains dan teknik.
  • Pusat olahraga dengan fasilitas gym, lapangan sepak bola, basket, dan kolam renang.
  • Asrama mahasiswa yang nyaman dan terjangkau, dilengkapi dengan akses internet cepat.
  • Ruang kreatif dan inkubator bisnis untuk mendukung mahasiswa yang ingin mengembangkan ide startup.

Kehidupan Kampus

Kehidupan kampus di Universitas Cantabria sangat dinamis dan multikultural. Mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler.

  • Organisasi mahasiswa: Terdapat berbagai klub dan komunitas, mulai dari seni, musik, olahraga, hingga teknologi.
  • Festival budaya: Universitas sering mengadakan acara budaya yang menampilkan tradisi Cantabria, seperti musik rakyat dan kuliner khas.
  • Program pertukaran internasional: Mahasiswa memiliki kesempatan belajar di luar negeri melalui kerja sama dengan universitas global.
  • Kegiatan sosial: Mahasiswa didorong untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan lingkungan, seperti program penghijauan dan kampanye kesehatan.

Penelitian dan Inovasi

Universitas Cantabria memiliki reputasi kuat dalam bidang penelitian, terutama di sektor energi, lingkungan, dan teknologi informasi. Beberapa fokus penelitian yang menjadi unggulan antara lain:

  • Energi terbarukan: Penelitian tentang tenaga surya dan angin yang relevan dengan kondisi Cantabria.
  • Lingkungan dan keberlanjutan: Studi tentang ekosistem lokal, konservasi, dan pengelolaan sumber daya alam.
  • Teknologi digital: Pengembangan sistem komputer, kecerdasan buatan, dan aplikasi berbasis data.
  • Kesehatan masyarakat: Penelitian tentang pola hidup sehat, farmasi, dan pengendalian penyakit.

Universitas Cantabria juga aktif menjalin kerja sama dengan industri lokal maupun internasional untuk memastikan hasil penelitian dapat diaplikasikan secara nyata.

Daya Tarik Kota Santander

Selain universitasnya, kota Santander sendiri memiliki daya tarik yang membuat mahasiswa betah belajar di sana.

  • Lokasi strategis: Terletak di wilayah Cantabria, Santander adalah kota dengan iklim sejuk dan suasana ramah.
  • Warisan budaya: Kota ini memiliki sejarah panjang, termasuk arsitektur kolonial, gereja-gereja kuno, dan monumen bersejarah.
  • Kuliner khas Cantabria: Mahasiswa dapat menikmati hidangan lokal seperti cocido montañés dan seafood segar.
  • Biaya hidup terjangkau: Dibandingkan kota besar lain di Spanyol, Santander menawarkan biaya hidup yang lebih rendah.

Prospek Karier Lulusan

Lulusan Universitas Cantabria memiliki prospek karier yang cerah, baik di Spanyol maupun internasional. Hal ini didukung oleh:

  • Kurikulum berbasis praktik yang mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
  • Kerja sama dengan industri yang membuka peluang magang dan pekerjaan.
  • Jaringan alumni global yang membantu lulusan mendapatkan akses ke berbagai peluang karier.

Universitas Ciputra Surabaya

Universitas Ciputra Surabaya: Kampus Kreatif dan Inovatif

Universitas Ciputra Surabaya: Kampus Kreatif dan Inovatif

Universitas Ciputra Surabaya menjadi salah satu pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan. Didirikan slot bonus 100 to 3x pada tahun 2006, universitas ini fokus pada pendidikan berbasis inovasi, kewirausahaan, dan karakter. Kampus ini tidak hanya menawarkan program akademik berkualitas, tetapi juga membentuk mahasiswa menjadi individu siap menghadapi tantangan dunia profesional.

Visi dan Misi Universitas Ciputra

Visi Universitas Ciputra jelas: mencetak slot server kamboja no 1 lulusan yang kreatif, inovatif, dan entrepreneur. Untuk mencapai visi ini, universitas menekankan pengembangan karakter dan soft skill mahasiswa. Misi utama kampus mencakup pengembangan kemampuan akademik, praktik langsung, serta pembentukan kepemimpinan. Setiap mahasiswa didorong untuk menemukan potensi uniknya dan menerapkannya dalam dunia nyata.

Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung terlibat dalam proyek nyata. Pendekatan ini memastikan mereka siap menghadapi tantangan bisnis, teknologi, dan industri kreatif.

Fakultas dan Program Studi Unggulan

Universitas Ciputra memiliki beberapa fakultas unggulan, termasuk Fakultas Bisnis, Fakultas Desain, dan Fakultas Teknologi Informasi. Fakultas Bisnis menekankan kewirausahaan dan manajemen inovatif, sementara Fakultas Desain fokus pada kreativitas visual dan produk. Fakultas Teknologi Informasi mendukung pengembangan teknologi digital dan solusi cerdas.

Selain itu, universitas menawarkan program magister bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu dan kemampuan kepemimpinan. Program-program ini di rancang untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar global. Mahasiswa juga dapat mengikuti workshop, kompetisi bisnis, dan proyek kolaboratif internasional, sehingga pengalaman belajar semakin kaya.

Fasilitas Modern dan Lingkungan Belajar

Ciputra Surabaya menyediakan fasilitas modern yang Wild Bounty mendukung kreativitas dan inovasi. Ruang kelas di lengkapi teknologi mutakhir, laboratorium desain dan teknologi tersedia lengkap, serta ruang kolaborasi untuk proyek tim. Perpustakaan digital dan pusat riset memungkinkan mahasiswa mengakses informasi terbaru dengan cepat.

Lingkungan kampus mendukung interaksi aktif antar mahasiswa dan dosen. Kegiatan ekstrakurikuler, seperti klub bisnis, komunitas desain, dan startup incubator, memperluas pengalaman belajar. Mahasiswa juga mendapat bimbingan mentor untuk mengembangkan ide bisnis dari tahap konsep hingga implementasi.

Prestasi dan Pengakuan

Universitas Ciputra Surabaya telah mendapatkan berbagai penghargaan, baik nasional maupun internasional. Mahasiswa dan alumninya berhasil meraih juara kompetisi startup, desain, dan teknologi. Prestasi ini menunjukkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter yang konsisten.

Selain itu, kerja sama internasional dengan universitas di Asia, Eropa, dan Amerika memungkinkan pertukaran mahasiswa dan program magang global. Hal ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas jaringan profesional dan mendapatkan pengalaman lintas budaya.

Kesimpulan

Universitas Ciputra Surabaya menonjol sebagai kampus big bass crash kreatif dan inovatif yang menggabungkan akademik, karakter, dan kewirausahaan. Dengan program studi unggulan, fasilitas modern, dan lingkungan belajar yang mendukung, mahasiswa di persiapkan menjadi pemimpin masa depan. Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kreativitas, membangun bisnis, atau mengejar karier global, universitas ini menjadi pilihan tepat.

Dengan pendekatan inovatif dan fokus pada pengembangan karakter, Universitas Ciputra membuktikan diri sebagai pelopor pendidikan modern di Indonesia. Setiap lulusan tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang siap di terapkan di dunia nyata.

Ada Isu Pendidikan Profesi Guru

Ada Isu Pendidikan Profesi Guru Berakhir 2025, Begini Kata Kemendikdasmen

Jakarta – Muncul isu Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) akan berakhir pada 2025. Apa tanggapan Kementrian Pendidikan Dasar dab Menengah (Kemendikdasmen)?

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Dirjen GTKPG), Prof Dr, Nunuk Suryani, mengungkapkan ada pertanyaan dari komisi X DPR mengenai kelanjutan PPG.

Baca Juga: Provinsi Jatim Raih Penghargaan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional 2025

“Jadi kemarin ada pertanyaan juga dari Komisi 10, apakah benar bahwa PPG-nya akan bertakhir tahun ini.” ungkap Nunuk taklimat dalam media di Or3 Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Pada Senin (24/11/2025).

“Saya jawab tidak tegasnya”

Nanuk menjelaskan, para guru yang sudah menyelsaikan D4 atau S1 dan depo 10k baru  mengikuti regonerasi Pembelajaran Lampau (RPL) akan mendapat kesempatan untuk mengikuti PPG.

“Bahkan kami juga sudah merencanakan jika memungkinkan untuk PPG kedua, ungkap Nunuk.

Nunuk memanfaatkan sasaran skema PPG kedua adalah guru di sekoalah-sekolah yang kekurangan guru.

Bagaimana Cara Mengikuti PPG?

Direktur PPG, Ferry Maulana Putra, mengatakan ada syarat yang wajib dipenuhi untuk mengikuti PPG, yaitu mencatat di Dapodik dan aktif sebagai guru di tahun ajaran 2023/2024.

“jadi kalau dua syarat ini sudah terpenuhi, insyaallah dia sudah ada nama di sini , ujarnya.

Alasan Guru Tidak Tercatat di Dapodik

Bagaimana jika seorang guru belum tercatat di Dapodik? Ferry menjelaskan busa nenjadi karena guru-guru tersebut beru mulai belajar.

“Karena kalau PPG imi, yang aktif di 2023, 2024, biasanya guru-guru yang sudah lama, senior, dan sudah waktunya ikut PPG,” jelasnya Ferry.

Dua Pola PPG

Setelah lulus PPG, para guru akan diarahkan untuk mengikkuti PPG calon guru atau PPG prajabatan. Ferry menambahkan ada dua pola PPG yang wajib diketahui.

“Pertama guru yang sudah ada di dalam sekolah dan untuk calon guru slot jadi kalau yang sudah ada di dalam sekolah adalah wajib kita untuk menuntaskan mereja.”ujarnya.

“Tetapi untuk calon guru, adalah masa depan kita supaya guru-guru yang akan direkrut menjadi guru di satuan pendidikan.” imbuhnya.

Ferry pun menyamakan pendidikan guru seperti pendidikan dokter. seorang guru kedokteran wajib melalui beberapa tahapan sebelum resmi diangkat sebagai dokter.

“Guru juga sama .Dia ikut PPG dulu, Pendidikan Profesi Guru, Atau apa pun nanti yang sedang di siapkan misalkan. Intinya adalah ikut PPG, praktik dulu, belajar praktik, baru dia menjadi seorang guru yang prfesional.tentunya”

Provinsi Jatim Raih Penghargaan

Provinsi Jatim Raih Penghargaan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional 2025

Jakarta – Provinsi Jawa Timur (Jatim) meraih penghargaan kategori Daerah dengan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional dan Dewan Pendidikan Provinsi Se-Indonesia 2025. Penganugrahan penghargaan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Baca Juga: Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

Pengarhaan tersebut di serahkan Ketua Forum Dewan Pendidikan Se-Indonesia. Prof. Junaidi kepala Gubernur Jatim, Khofifah Indar Prawansa yang diwakili oleh sekda Prov.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja bersama seluruh ekosistem pendidikan Jawa Timur yang terus berkomitmen memperkuat layanan pendidikan dan kota hingga pelosok. Inilah yang menjadikan Jatim konsisten menajdi barometer pendidikan nasional. kata khofiffah slot depo dalam keterangannya.

Kualitas Pendidikan di Jatim

Komitmen Jatim di bidang pendidikan lanjut khofiffah, dibuktikan dengan anggaran pendidikan yang jauh melampaui aturan nasional yakni mencapai 32% atau lebih 12% dari mandagry spending.

“Mandagry spending nasional mewajibkan alokasi 20 persen untuk pendidikan, tetapi di Jawa Timur kita alokasikan 32 persen dari APBD. Ini adalah bentuk komitmen kami bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama. Karena hanya dengan penguatan kualitas layanan pendidikan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan wild bounty showdown demo ekosistem pendidikan, jatim terus menunjukan penguatan dari tahun-ke tahun. Setiap program pendidikan berdampak pada mutu dan kualitas siswa maupun guru. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang diterima di universitas negeri melalui jalur prestasi.

Di sisi lain, Jatim juga mencatat jumlah inovasi pendidikan terbanyak di Indonsia, teramsuk pada tahun 2025 yang mencapai 27.464 inovasi dari para insan pendidikan. Tak hanya itu, Jatim juga memperluas kerja sama international termasuk kolaborasi dengan National Institute of Education

“Kemitraan international ini menjadi penguat ekosistem pendidikan kita agar semakin berdaya saing global.

Apresiasi Gubernur Jatim

Untuk jenajang SMA, Pemprov jatim juga menjalankan program double track yang memberikan keterampilan tambahan bagi slot server kamboja siswa. Hingga kini, program trersebut telah melahirkan ribuan pelaku usaha muda, lebih dari 1.200 produk enterpreneship, serta omzet penjuakan siswa yang mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu jenjang SMK, Jalan memperkuat transformasi pendidikan melalui penerapan teaching

factory, pengembangan BLUD SMK, sertifikasi global, serta perluasan kemitraan industri baik di dalam maupun luar negeri.

Lebih lanjut disampaikannya program-program pendidikanm pengharagaan yang diberikan oleh Forum Dewab Pendidikan se-Indonesia sehingga bayak prestasi yang diraih Jatim baik dari sekolah, guru dan siswa.

Apa yang dilakukan jawa timur ini bukan hanya memenuhi standar nasional. tetapi mealmpauianya

Data inovasi dan capaian siswa semuanya menunjukan bahwa jatim adalah berchirmak pendidikan nasional saat ini.

Program Makan Bergizi Gratis

Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti mengatakan program Makan Bergizi Gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam pembentukan karakter peserta didik.

Baca Juga: Pendidikan Sekualitas di Sekolah, Ini Alasannya

Mu’ti menjelaskan, program makan bergizi gratis menjadi cara IKemendikdasmen untuk membiasakan peserta didik makan sehat dan bergizi memiliki rasa tanggung jawab. Progran ini juga megamankan budaya tertib, toleransi, dan kebersamaan.

Ia menontohkan, sejumlah  sekolah menerapkan pola penyajian slot bet prasmanan, Praktik ini membiasakan siswa untuk mencuci sendiri piring makannyam,tertib mengambil makanan, mengambil makanan secukupnya dan toleransi dengan teman-temannya.

“Melalui program ini, kami ingin tanamkan betul, tidak hanya terkait dengan memberkan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi harus menjadi bagian dari pembentukan karakter mega wheel pragmatic dan kepribadian yang mulia pada peserta didik.

Kata Mu’ti oada uji coba Makan Bergizi Gratis di Aula SMA Muhammadiyah 1 Taman. Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2024)

dalam keterangan yang diterima, ditulis Minggu (17/11/1014)

Penanaman 7 Kebiasaan Anak Hebat

Terintegrasi dengan progran Makan Bergizi Gratis ini. Mendikdasemn slot thailand mengatakan pogram Tujuh Kebiasaan Anak Hebat akan dilaksanakan mulai Desember 2024.

Tujuh kebiasaan anak hebat Kemendikdasmen teridiri dari bangun pagi, berolahraga, makan sehat dan juga bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan  jugatidur tepat waktu.

“Kita semua melihat, hari itu, dimulai dari matahari terbit dan juga diakhiri matahari terbenam.

Olah karena itu, Bapak dan juga ibu akan rolet online menjadi bagian dari upaya kami dalam menanamkan karakter anak-anaknya. Nantinya, dengan tujuh kebiasaaan ini akan terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah,” kata Mu’ti

Ketua PWW. Jawa Timur Sukadiono berharap kegiatan ini dapat berdampak positif dan juga menyukseskan program Makan Bergizi Gratis mulai Januari 2025 mendatang.

“Semoga dukungan ini menjadi contoh dan juga inspirasi instansi lain di seluruh Indonesia guna

mewujudkan generasi muda yang sehar. berakhlak, dan juga berkarakter.” ucap Sukadono.

Pendidikan Sekualitas di Sekolah

Pendidikan Sekualitas di Sekolah, Ini Alasannya

Jakarta – Anak-anak yang beranjak remaja atau sudah menginjak bangku SMA hingga SMA pentingnya untuk diberikan seksualitas dis ekolah ini alasannya.

Baca Juga: Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam

Menurut Psikolog Kimis Anak-Remaja dan Koneskor SMP-SMA Cikal Surabaya, Ratna Kusuma Dewi, S.Psi MPsi berikut alasannya, dalam keterangan tertulis yang diterima.

1. Mendampingi Anak Memahami Informasi yang Tepat

Kemudian mengakses gates of gatot kaca 1000 infromasi dari internet beresiko membuat anak menyerap informasi yang kurang sehat dan salah. Untuk itu, peran pendiidik diperlukan untuk mendampingi anak dalam memberikan edukasi seksual yang benar dan sehat.

“Di era digitak ini. anak-anak di usia muda sudah memiliki akses terhadap berbagai jenis informasi, termasuk topik sensitif atau topik yang belum sesuai dengan usianya. Tanpa pendampingan orang dewasa dan bertanggung jawab.

2. Mendukun Anak Memahami Tubuh dan Diri Tanpa Rasa Malu

Keingin tahuan anak adalah sinyal alami bahwa mereka sedang belajar mengenal dunia slot starlight princess dan diri mereka sendiri. Inilah sebabnya pendidikan seksualitas yang tepat di sekolah menajdi sangat penting.

“Rasa ingin tahu adalah bagian dari alami dati tubuh kenbang anak. Ketika Pertanyaan-pertanyaan mereka dianggapi secara terbuka dan suportif anak belajar bahwa tubuh, emosi , dan identitas diri adalah hal-hal yang wajar untuk dipahami bukan sesuatu yang memalukan atau tabu ungkap ratna.

3. Membangun Kesadaran Diri dan Perlindungan Tubuh

Edukasi seksualitas di sekolah dapat memberikan anak pemaahaman tentang hal tubuh sendiri . Dengan begitu, anak dapat merasa sweet bonanza aman dan tau cara melindungi diri sendiri.

“Pendidikan seks usia sekolah membantu anak mengenali batas tubuh mereka, hak atas tubuh sendri, serta bagaimana melindungi diri, Anak juga belajar kapan harus berkata tidak dan juga kepada siapa harus melapor saat merasa tidak nyaman.

4. Meningkatkan Keterbukaan dan juga Kepercayaan

Saat sekolah membuka ruang diskusi yang aman dan juga suportif tentang topik-topik sensitif seperti seksualitas. Anak belajar bahwa perubahan dalam diri mereka adalah hal yang wajar.

Pendekatan ini membangun rasa percaya diri dan juga menajdi langkah awak dalam membentuk karakter yang sehar dan juga menjaga anak dari resiko sejak dini.

“Dengan membicarakan topik ini secara sehat dan juga terbuka, sekolah turut menciptakan budaya komunikasi yang positif, sehingga murid tidak merasa takut atau malu saar

menghadapi perubahan dalam dirinya. Dengan demikian, sex education, merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan juga perlindungan anak sejak dini.

Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk

Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan kado istimewa di Hari Santri Nasional 2025. Ia menyutuji pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren (Ditjen Ponpes) di tubuh Kementrian Agama.

Artinya wild bandito slot pendidikan, Ditjen baru ini akan dipisahkan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) yang selama ini menaunginya. Pemisahan ini dilakukan untuk memberikan fokus yang lebih tajam dalam pemerataan pesantren.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi Pendidikan Sambut Indonesia Emas 2045

“Ya kan selama ini bernaung di bawah Ditjen Pendidikan Islam,”kata Menteri Agama (Menag) Nassanudin Umar saat ditemui di acara Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMI, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Perbedaan Ditjen Pendis dan Ditjen Ponpes

Menurut Menag Nassanudin Umar, Ditjen Pendis ke depan akan lebih fokus pada pendidikan judi bola formal seperti madrasah dan pergruan tinggi islam. Sementara itu, Ditjen Pondok Pesantren akan mengurusi aspek khas pensatren yang lebih luas.

“Sebagian dimensi dan Pendis nanti akan dibawa ke Pondok Pesantren. Sekarang kita sedang gonduk sebenarnya sudah selesai tinggal menunggu. Implementasi formal dari BAKN (Badan Admininstrasi Kepegawaian Negara) Menpan (RE) dan tentu Kementrian Keuangan.

Menag berharap, dengan adanya dukungan presiden terhadap mahjong pesantren keberadaan Ditjen baru ini akan semakin memperkuat peran pesantren.

“Tapi dengan adanya pernyataan Bapak Presiden tadi, maka insyaallah Pndok Pesantren itu nanti akan semakin eksis.

Seperti diketahui lahirnya Ditjen Pesantren terbuang dalam surat resmi nomor B-617MD-1/HK.03.00/10/2025 tanggal 21 Oktober 202.

Yakni asal persetujuan izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden Nomor 152 tahun 2024 Tentang Kementrian Agama.

Istana menjelaskan pembentukan Dithjen Pesantren ini dipicu atas trgedi ambruknya musala pondok Peasntren (Ponpes) AI Khoziny yang menewaskan 67 orang. Salah satu pehatian utamanya mengenai masalah keamanan bangunan.

“Berkenaan dengan masalah izin Ditjen Pondok Pesantren slot88 resmi memang itu bermula dan beberapa waktu yang lalu ada kejadiam yang menimpa saudara-saudara kita di Pondok Pesantren AI Khoziny Sidoarjo,” kata Memenesnag Prasetyo Hadi Kepada wartawan di kompleks istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

“Yang kemudian dari prestasi itu kita mendapatkan fakta bahwa nampaknya kita semua pemerintah perlu untuk memberoikam perhatian yang lebih kepada pondok-pondok pesantren. Kita menuruti data yang tercatat hari ini berjumlah kurang lebih 42 ribu pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Jakarta – Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilian Umum (Pemilu) 2024 telah dilantik. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang sangat mendesak untuk diperbaiki kualitasnya.

Baca Juga: Uni Eropa Bakal Terapkan Pendidikan Iklim mulai TK sampai SMA

Dari sekian banyak masalah pendidikan saat ini, pengalokasian dan pengelolaan 20 persen anggaran pendidikan dari APBN harus diberi perhatian serius.

Selebihnya, anggaran pendidikan dipecah-pecah. Untuk Kementrian Agama (Kemenag) Rp 62,3 triliun . Dan alokasi terbesar adalah untuk transfer ke daerah dan dana desa yang mencapai Rp 346,5 triliun atau 52 perse. Melihat anggaran pendidikan yang terbagi ke dalam begitu bayak pos itu.

Sejatinya, setelah 15 tahun alokasi anggaran pendidikan 20 persen mega wheel pragmatic dalam APBN telah dipenuhi oleh pemerintah, dengan pendistribusian dan pengelolaan yang baik tentunya, pendidikan dan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat telah tersedia.

Sebaiknya Terpuast

Pengelolaan Pendidikan dan anggarannya sebaiknya terpusat. Artinya, pengelolaan pendidikan dasar yang selama ini menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota serta pendidikan menengah yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi.

Memang tak dapat dipungkiri, ada daerah yang berhasil meningkatkan mutu pendidikannya. Namun, harus diakaui pula, masih lebih banyak daerah yang kualitas pendidikannya terkesan jalan di tempat. Ada banyak kepala daerah yang kurang peduli pada peningkatan kualitas.

Selain itu pula, desertrenlasi pendidikan juga mengakibatkan ketimpangan mutu pendidikan antardaerah yang kian menganga. Salah satu penyebabnya, tidak meratanya kualitas guru. Ada daerah yang secara berkala memberikan pelatihan peningkatan.

Perlu Diperbaiki

Bercerkin dari bayakya persolan yang muncul akibat dari desertinalisasi pendidikan yang sejak 2001 lalu dilaksanakan, maka Presiden dan Wakil Presiden yang baru saja dilantik sebaiknya meninjau kembali kebijakan tersebut.

Pola rekruitmen guru juga perlu diperbaiki. Salah satu penyebab kualitas pendidikan Indonesia tidak mengalami kemajuan yang beratti hingga ssaat ini adalah kualitas guru-gurunya yang masih perlu ditingkatkan..

Maka sekali lagi, memperbaiki pola rekruitmne guru menjadi hal yang sangat mendesak dilakukan .Dan utuk memperbaikinya mesti dimulai dari hulu.

Sebab, sekolah seharusnya seorang calon guru belajar dengan suasana kampus berkualitas terbaik, oleh para tenaga pelajar terbaik, dan fasilitas perkuliahan yang lengkap danb modern.

Untukk menghemat anggaran serta demi prinsip elektivitas, di perguan situs slot tinggi keguruan yang berkualitas unggul itu, materi belajhar Program guru Penggerak dan pendidikan potensi guru, dua program yang saat ini sedang gencang-gencangnya dilaksanakan oleh pemerintah untuk menggenjot peningkatan kompetensi perdagogis.

Perencanaan dan penganggaran yang saar  ini menjadi kewengangan kementrian Perencanaan pembangunan Nasional (PPN) dan Kementrian Keuangan, sebagaimana diatur daan peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2017, harus ditinjau dalam awal pendidikan.

Sehingga pendistribusian anggaran pendidikan akan lebih baik dan profesional .Dan jika hal itu perlu dapat terwujud, secara perkahan, dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta pengawasan yang ketat tentunya, maka sebgaimana telah saya tulis di awal, pendidikan bermutu dan murah yang dapat diakses oleh seluruh.

Positif Gloalisasi bagi Pendidikan

Ini Dia Dampak Positif Gloalisasi bagi Pendidikan, Ekonomi, dan Budaya

Jakarta – Pernah atau sering dengar istilah globalisasi? Fenomena ini bikin dunia terasa semakin tanpa batas. Informasi, barang, bahkan budaya, bisa berpindah dari satu negara ke negara lain dengan cepat.

Pengertian Globalisasi

Dikutip dari slot depo pulsa buku /Pendidikan Kewargangeraan’ yang ditulis Aim Abdukaman terbitan Gratindo Media Pratama tahun 2008 berikut beberapa pengertiam globalisasi.

Selo Soemardjan mengatakan globalisasi adalah terbentunya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama.

Baca Juga: AI, Guru, dan Masa Depan Pendidikan

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan globalisasi sebagai fenomena (gejala) yang menjadikan dunia kecil dan segi hubungan manusia.

The American Heritage Directonary menggantikan globalisasi sebagai suatu tindakan dari suatu atau pengertian kebijakan menjadikan sesuatu yang mendunia, baik dalam lingkupnya maupun aplikasinjya.

Damapak Positif Globalisasi

Menurut buku terbitan Kemendikbud danhasil kajian judi bola akademik terbaru, globalisasi punjya banyak dampak positif dalam kehidupan sehari-hari khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya.

1. Akses Pendidikan Semakin Luas

Globalisasi membuka kesempatan belajat tanpa terbatas jarak. Melalui internet, siswa bisa mengakses materi dan berbagai negara, bahkan ikut kelas daring international.

2. Pertukaran Ilmu dan Teknologi Pendidikan

Sekolah dan Universitas di seluruh Indonesia kini lebih mudah mengadopsi metode belajar modern, seperti e-learning dan maxbet pembelajaran berbasis teknologi digital.

3. Muculnya Wawasan Global di Kalangan Pelajar

Sejak SD, pelajar sudah dikenalkan dengan konsep globalisasi lewat kurikulum Kemendikbud. Hal ini membantu generasi muda memiliki kesadaran global, menghargai perbedaan, dan lebih siap bersaing secara international.

4. Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

Di bidang ekonomi, keterbukaan globalisasi mendirong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pelajar dan Mahasiswa dituntut menguasai keterampilan Abad ke-21 agar bisa bersaing di pasar kerja global.

5. Peluang Kerja Lebih Luas

Globalisasi juga membuka lapangan kerja lintas negara. Tenaga kerja Indonesia kini punya slot depo 10k kesempatan berkarir di luar negeri, sekaligus membawa pulang pengalaman dari kehalian baru.

6. Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Arus Investasi asing dan perdagangan global mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mendorong terciptanya iklim bisnis yang lebih kompetitif.

7. Promosi Produk Lokal ke Pasar Dunia

Produk-Produk Indonesia kini bisa ikut bersaing di pasar global, bahkan makin dikenal luas, Batik, Kopi hingga kuliner Tradisional punya peluang besar untuk mendunia.

8. Pertukaran Budaya Antarbangsa

Anak muda Indonesia kini lebih mudah mengenal musik, film, dan mode dari luar negeri. Sebaiknya budaya indonesia juga bisa go international, contohnya yang diakui UNESCO.

9. Meningkatkan Kreativirtas dan Inovasi

Kolaborasi lintas budaya memicu lahirnya karya-karya kreatif baru. Dalam proses dunia seni, pendidikan, dan teknologi. Ini menjadi peluang besar untuk menghsilkan inovasi.

10. Memperkut Identitas Lokal di Tengah Arus Global

Semakin terbuka pada budaya asing, semakin besar pula dorongan untuk melestarikan tradisi sendiri. Globalisasi justru bisa memperkuat kesadaran akan pentingnya identitas lokal.

Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Kelas

Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Kelas

Inovasi Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Kelas

Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Kelas Penerapan teknologi mutakhir kini sedang mengubah wajah pendidikan global secara drastis melalui integrasi kecerdasan buatan. Transformasi ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi lembaga pendidikan yang ingin tetap relevan. Oleh karena itu, para pendidik harus mulai memahami bagaimana cara mengoperasikan alat digital ini untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Kecerdasan buatan hadir sebagai mitra strategis yang mampu membantu guru dalam mengelola dinamika kelas yang semakin kompleks. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai manfaat serta cara kerja teknologi pintar ini dalam lingkungan sekolah modern.

Personalisasi Pengalaman Belajar Bagi Siswa

Salah satu keunggulan utama dari kecerdasan buatan adalah kemampuannya dalam menciptakan jalur pembelajaran yang unik bagi setiap siswa. Sistem ini dapat menganalisis kelemahan serta kekuatan seorang anak secara otomatis melalui pola pengerjaan tugas mereka harian. Selain itu, teknologi ini akan memberikan baccarat casino rekomendasi materi tambahan yang paling sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing individu. Dengan demikian, tidak ada lagi siswa yang merasa tertinggal karena materi yang terlalu cepat atau merasa bosan karena materi terlalu lambat. Personalisasi ini menjamin bahwa setiap murid mendapatkan perhatian yang tepat sasaran sesuai dengan kapasitas intelektual mereka sendiri.

Efisiensi Tugas Administratif Tenaga Pendidik

Guru seringkali merasa terbebani oleh tumpukan tugas administrasi seperti mengoreksi ujian atau mencatat kehadiran siswa secara manual. Namun, kehadiran kecerdasan buatan kini mampu mengotomatisasi seluruh pekerjaan rutin tersebut dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Hal ini memungkinkan para pendidik untuk mengalokasikan lebih banyak waktu mereka untuk melakukan interaksi personal dengan para siswa. Fokus utama guru dapat beralih kembali pada peran mereka sebagai mentor, inspirator, serta pengembang karakter peserta didik. Oleh sebab itu, teknologi tidak mengancam posisi guru, melainkan justru memperkuat peran kemanusiaan mereka di dalam kelas.

Aksesibilitas Materi Pembelajaran Tanpa Batas

Teknologi pintar memungkinkan terjadinya proses belajar yang inklusif bagi siswa dengan kebutuhan khusus di berbagai penjuru daerah. Misalnya, fitur pengenalan suara dan penerjemah otomatis membantu siswa yang memiliki kendala pendengaran atau perbedaan bahasa dalam memahami materi. Selain itu, konten pembelajaran kini dapat sicbo diakses dalam berbagai format yang lebih interaktif dan menarik bagi generasi digital. Mahasiswa dapat belajar kapan saja tanpa harus terikat oleh batasan waktu dan ruang fisik gedung sekolah. Fleksibilitas ini sangat mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Analisis Data Untuk Evaluasi Yang Akurat

Kecerdasan buatan menyediakan platform analisis data yang sangat mendalam bagi kepala sekolah serta para pengambil kebijakan pendidikan. Kita dapat memantau tren perkembangan nilai siswa secara kolektif maupun individual melalui dasbor digital yang sangat informatif. Data ini sangat berguna untuk memprediksi potensi kegagalan siswa sehingga pihak sekolah dapat melakukan intervensi lebih awal. Selain itu, hasil analisis ini membantu dalam penyusunan strategi kurikulum yang lebih efektif berdasarkan fakta lapangan yang nyata. Evaluasi yang berbasis data akan menghasilkan keputusan yang lebih objektif demi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Baca juga : Universitas Cantabria: Perguruan Tinggi Negeri di Santander

Persiapan Siswa Menghadapi Masa Depan Digital

Mengenalkan kecerdasan buatan sejak dini di bangku sekolah akan membekali siswa dengan literasi teknologi yang sangat krusial. Mereka belajar cara berinteraksi dengan sistem cerdas serta memahami etika dalam penggunaan teknologi digital secara bertanggung jawab. Pengetahuan ini merupakan modal utama mereka saat nanti harus bersaing di pasar kerja global yang serba otomatis. Selain itu, siswa akan terbiasa menggunakan alat bantu pintar untuk menyelesaikan masalah yang sangat kompleks dengan lebih efisien. Oleh karena itu, integrasi teknologi ini harus berjalan beriringan dengan penanaman nilai-nilai kebijaksanaan manusia agar teknologi tetap memberikan dampak positif.

Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi

Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi Pendidikan Sambut Indonesia Emas 2045

Surabaya – Kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara efektif menjadi motor penggerak bagi tiga elemen inti pendidikan di Jawa Timur. Tidak hanya sekedar membuat kebijakan, Khofifah menciptakan ekosistem yang hidup, di mana inovasi menajdi budaya kerja dan karakter seleuruh pelaku pendidikan.

Baca Juga: Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Terbukti, sejak program inovasi diluncurkan, tercatat 24.626 inovasi lahir dari berbagai sektor di Jawa Timur, dengan pendidikan sebagai penyumbang terbesar.

Angka ini memprihatinkan bagaimana pendidikan di Jatim tak sekedar adaftif, tetapi telah menjelma menjadi ruang lreativitas dan daya saing sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Inovasi Jadi Budaya Pendidikan

Dalam ajang East Java Innovatice Education Summit (EJIES) 2025, Khofifah menegaskan pentingnya semangat kolaboratf dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan zaman.

“Kehadiran bapak/ibu dan semuanya malam ini membuktikan bahwa Jawa Timur sebagai episentrum inovasi pendidikan nasional.

“Dengan lebih dari 19 ibu karya inovasi, 30 top inovasi yang terpilih, serta 51 insan pendidikan yang dianugerahi penghargaan dunia pendidikan di jawa timur membuktikan kesiapan menghadapi era digital dan transformasi global.

Dari Double Track hingga Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Berbagai inisiatif strategis lahir di bawah kepemimpinan Khofifah, seperti program Double Track SMA, SMK IBLUD, dan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SKAP).

Program-program ini menekankan inovasi terapan, yang bukan hanya menyiapkan peserta didik menjadi lulusan siap kerja, tetapi juga mencetak generasi kreatif dan solutif di bidang pertanian, teknologi, dan kewirausahaan.

Tidak tehenti disitu, , program literasi dan karya tulis juga berkembang pesat.

“Prestasi ini harus terus kita pertahankan. Dan caoaian di sektor lain harus terus kita tingkatkan. Kami yakin bahwa siswa, dan guru dan kepala sekolah kita di jatim sangat mampu untuk meraihnya.”tambahnya

Bahkan, lintas sekolah di Jawa Timur menghasilkan lebih dari 1.580 buku karya irisan pendidikan yang memecahkan rekor MURI.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi tidak berhenti di ruang kelas, tapi menjelma menjadi karya yang memberi inspirasi.

Pendidikan Inklusif dan Digitalisasi Sekolah

Komitmen Khofifah tidak hanya berhenti pada inovasi, tapi juga menyentuh aspek inklusi dan kesetaraan akses.

“Saya optimis dengan kompetensi dan prestasi siswa di Jatim semkain meningkat sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045,”katanya.

Ia juga menaruh perhatian padfa tranformasi digitak sekolah dan perpustakaannya.

“Perpustakaan perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dengan inovasi digital, perputakaan sekollah dapat menjadi pusat pembelajaran yang dinamis sesuai kebutuhan zaman yang serba cepat dan digital. lanjutnya.

Dengan kombinasi visi strategis, keberpihakan pada inklusi, dan penguatan budaya inovatif, Jawa Timur kini menajdi parometer baru.

Tahun itu, pemberian penghargaan akan digelar di Grand Mercue Malang Mirama, Kota Malang, pada Rabu 5 November 2025.

Terapkan Pendidikan Iklim

Uni Eropa Bakal Terapkan Pendidikan Iklim mulai TK sampai SMA

Jakarta – Uni Eropa memutuskan untuk memasukan pendidikan iklim ke dalam kurikulum siswa taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana iklim Uni Eropa 2025.

Baca Juga: Ini Dia Dampak Positif Gloalisasi bagi Pendidikan, Ekonomi, dan Budaya

Ada 27 negara anggota Uni Eropa yang bakal menerapkan pendidikan iklim tersebut. Para pelahar uni eropa akan mempelanjari ilmu iklim dampak perubahan iklim di lingkungan sekitar, serta keterampilan kerja terkait sebagai bagian dari kurikulum resmi Uni eropa untuk menghadapi krisis iklim.

Pendidikan Iklim

Setiap negara mendatangkan kesepakatan iklim paris wajib menyusun Nationally Determined Contribution (NDC) yaitu rencana iklim nasional yang membuat target dan tindakan terkait perubahan iklim.

Perubahan untuk kementrian pendidikan menyajikan rencana ini sebagai janji publik yang meningkatkan pengurangan emisi, langkah-langkah adaptasi dan kebijakan sosial dalam satu paket terpadu.

Pelaksanaan komitmen pendidikan iklim dikordinasikan oleh komisi Eropa. Tim pendidikan ikoim kini fokus memastian sistem sekolah selaras dengan target iklim jangka panjang.

Belajar Iklim dan Keteampilan unuk Pekerjaan Hijau

Dalam pendekatan baru ini, siswa diharapkan belajar green skills, yaitu kemampuan yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang yang mengurangi etintas atau melindungi lingkungan.

Banik Dunia menyebutkan pendidikan penting untuk menghadapi perubahan iklim karena bisa membentuk perilaku, membangun keteranpilan, dan mendorong inovasi.

Bank Dunia juga mengingatkan perubahan iklim sudah menganggu sekolah, sehingga guru dan siswa perlu dipersiapkan agar belajar tetap berjalan lancar.

PBB memperkirakan transisi ke ekonomi hijau buat menciptakan lebih dari 100 juta pekerjaan baru di dunia pada 2000.

Pendidikan Bertransformasi

Untuk siswa dini , pelajaran di masa depan kemungkinan akan mengatkan cuaxa, makanan, dan penggunaan energi di lingkungan sekitar dengan konsep ikim secara sederhana, sehingga pendidikan iklim tidak hanya muncul sekali setahun di Hari Bumi.

Di kenya pendidikan kini dudah menjadi fokus utama dalam rencana iklim nasional terbaru. Di sana, mitra-mitra pendidikan juga didorong untuk mendukung langkah-langkah selanjtnya.

Misiinformasi dan Kecemasan Iklim

Generasi muda, terutama siswa, saat ini sering dibanjiri berita tentang cuaca ekstrem, politik dan berbagai klaim terkait perubahan ikim. Jika tanpa pemahaman dasar tentang cara kerja sistem iklim.

Sharan Burrow, mantau guru, mengatakan banyak orang dewasa kni menyadari bahwa selama masa sekolah, mereka hampir ttidal  mendapat pelajaran yang mengajarkan taggung jawab praktis terhadap perubahan iklim.

Belajar Iklim Bersama Guru dan Siswa

Memasukan pendidikan iklim ke dalam rencana iklim nasional merupakan langkah-langkah awal pemerintahan di

Eropa perlu menganggarkan dana untuk pelatihan guru, materi pembelajaran baru, gedung sekolah yang aman, serta dukungan jangka panjang bagi sekolah.

Mereka berpendapat dana iklim seharusnya tidak hanya digunakan untuk proyek seperti panel surya

atau tanggul laut, tetapi juga dialokasikan untuk rencana pelajaran, pelatihan dan pendampingan guru, serta kemitraan lokal yang mendukung pendidikan iklim.

Masa Depan Pendidikan

AI, Guru, dan Masa Depan Pendidikan

Jakarta – Kualitas pendidikan kita semakin menurun. Di tengah situasi demikian, kehadiran kecerdasan Bauatan (AI) dapat membawa dampak positif maupun dampak negatif. Maka pertanyaannya, bagaiman  kita bisa memanfaatkan kehadiran AI, dan peran guru untuk masa depan pendidikan kita?

Baca Juga: Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan di Daerah

Satu Topik yang mendesak dalam dunia pendidikan kita adalah kehadiran kecerdasan Buatan (AI). Tanpa kita sadari, AI telah meresap begitu dalam ke dalam kehidupan sehari-hari muali dari rekomendasi tontonan hingga navigas9i perjalanan.

Tapi bagi kita para pendidik, pertanyaannya lebih spesifik dan mendalam, Apakah AI akan menurunkan kualtas pendidikan, khusunya dalam mengasah daya kritis siswa atau justru menjadi alat revolusionernya yang mem;perkuanya.

AI: Pedang Bermata Dua dalam Pendidikan

AI menjanjikan banyak hal yang  luart biasa. Banyangkan personalisasi pembelajaran yang sebelumnya hanya mimpi kiini menjadi mungkin AI mampu menganalisis gaya belajar, kecepata, dan dibutuhkan unik setiap siswa.

Di sisi lain, guru pun dapat terbantu dengan automasi berbagai tugas admininstratif seperti penilaian, penjadwalan, hingga pelaporan. Waktu yang semula tercipta kini dapat dialihkan untuk membimbing siswa secara lebih mendalam dan membangun interaksi yang lebih manusiawai.

AI juga membuka akses yang lebih luas bagi siswa di daerah terpencil maupun mereka yang kebutuhan khusus. Dengan teknologi pembaca layar terjemahan otomatis, dan tutor virtual.

Ancaman Tersembunyi: Mengikis Daya Kritis dan Etika

Kehawatiran utama adalah resiko menurunnya daya kritis siswa.Otak manusia sebagaimana otot perlu dialih secara konsisten. Ketika kita terlalu bergantung pada kalkulator.

Ketika siswa terlalu sering menyerahkan proses berpiir pada AI, proses kognitif mereka pun bisa melemah-sebuah fenomena yang dikenal sebagai cognitive offloading.

Siswa bisa terjebak menajdi konsumen pasif informasi menerima begitu saja jawaban dan AI tanpa mempertanyakan sumber, bisa, karena model ai dlatih menggunakan data besar yan tidak lepas dari bisa algonamtik, dan bisa memperkuat tulang gema.

Tanpa kebijakan etis dan perlkindungan data yang kuat, kerentanan terhadap penyalahgunaan sangat besar.

Masalah plagiarisme pun tak kalah serius. AI generatif seperti ChatGPT bisa digunakan untuk membuat esai atau tugas secara instan. Jika tidka disikapi dengan bijak, Integritas akademik-pillar utama pendidikan bisa runtuh perlahan.

Solusi: AI sebagai Mitra, Bukan Pengganti

Lantas, haruskah kita menolak AI? Tentu tidak. Justru tantangan ini menajdi peluang untuk memperkuat peran guru dan menata ulang paradigma belajar.

Dengan kesadaran kritis, literasi teknologi, dan komitmen pada nilai-nilai pendidikan sejak kita bisa memastikan bahwa AI menjadi keakuatan tranformastif yang memperkuat bukan menggantikan peran guru dan martabat pendidikan.

Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan

Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan di Daerah

Jakarta – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berupaya untuk mempriritaskan pendidikan di daerahnya. Sejak menajbat pada 20 Februari 2025, sejumlah program ini strategis diluncurkan.

Baca Juga: Qua Vadis Pendidikan Pancasila

1. Program Kuliah Gratis

Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pemprov Kalteng melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berupaya mendukung kalangan pendidikan tinggi. Adapun program yang digagas yaitu 10.000 Kuliah gratis.

Awalnya, program ini hanya diterapkan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Namun, seiring waktu, 33 pergruan tinggi lainnya turut bergabung demi mewujudkan cita-cita besar Gubernur, yakni satu keluarga satu sarjana.

2. Program Sekolah dan Seragam Gratis

Sebanyak 34.270 siswa dari SMK, SMA, dan SKH di Kalteng telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun ini Rinciannya. SMA Negeri 20.179 siswa, dan SMA Swasta: 3.005 siswa, dengan total SMA 23.184 siswa.

“Seragam putih abu-abu, pramuka, dan sepatu yang tidak dibagikan ke siswa baru dari kelauarga mampu akan dialihkan ke siswa kelas 11 dan 12 yang juga berasal dari keluarga tidak mampu jadi tidak adil itu bukan berarti semua harus harus sama.

3. TPP Guru Kembali Dibayarkan

Setelah sempat terhenti pada 2022, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru resmi dibayar kembali. Adapun rinciannya yaitu PPPK Guru Non sertifikasi Rp 750.000.

“Alhamdulillah, akhirnya pembayaran TPP bagi guru Bersertifikasi SMA/SMK/SKH akhirnya bisa kita wujudkan ini bentuk perhatian dan kecintaan bapak gubernur kepada dunia pendidikan.

4. Digitalisasi Pembelajaran

Reza mengungkapkan pihaknya menyalurkan ribuan TV interaktif dan papan tulis digital serta panel surya dan starlink untuk SMA, SMK, dan SKH termasuk ke sekolah swasta dan yayasan, serta perguruan tinggi.

“Kami terus berbenah, mendengar aspirasi dan bekerja agar pendidikan di Kalteng benar-benar merata dan berkualitas,”tegas Reza.

5. Pelatihan Guru Huma Betang

Program ini digelar sepanjang tahun untuk meningkatkan kompetensi guru MA SMK dan SMA LB. Materinya mencakup teknik mengajar yang menarik menjaga kesehatan mental siswa, memahami rapor pendidikan, hingga pelatihan khusus bagi guru SKH dalam mengahadpi siswa berkebutuhan khusus.

6. Rapor Pendidiikan Naik Kategori

Rapor Pendidikan 2025 yang diluncurkan oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat peningkatan pada Provinsi Kalteng Sebelumnya Kalteng berada di kategori rintangan tuntas muda ke.

Peningkatan signifikan terjadi di kemampuan literasi dan rumenaerasi di semua jenjang bahkan sekolah khusus mencatat lonjakan lierasi dari 35,47 ke 70 dan numerasi dari 58,6 ke 85.

7. Kelas Digital Huma Betang

Program terakhir yang digagas adalah kelas Digital Huma Betang. Program ini membangun ekosistem digiital terpadu yang menghubungkan guru, siswa, dan sekolah dalam satu platfrom pembelajran modern.

Dijelaskan Reza, sistem akan menghadirkan dua pola pembelajran, yakni sinkrobus (tatap muka daring sepertli video conference) dan asinkronus (fleksibel dan dapat diakses kapan saja).

Transformasi ini juga memperkuat program Pak Agustiar Mengajar yang menggabungkan konsep pembelajaran jarak jauh dengan sentuhan langsung pemimpin daerah.

Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Jakarta – Kita selalu memperingati hari lahir Pancasila setiap tangal 1 Juni. Peringatan tersebut diambil dari saat Soekarno mengenalkan istilah Pancasila dalam Sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Baca Juga: Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Pancasila secara teoritis dan prinsip bagi bangsa Indonesia sangat mendasar dan otentik. Sekalipun nasibnya secara praktis cukup miris. Pancasila dalam kedudukan dan fungsimya bagi bangsa Indonesia dalam banyak literatur disebut sebagai dasar filosofisfalsalah bangsa, dasar negara, ideologi bangsa, dan karakter bangsa.

Sehingga kesakralan dan elan vitalnya tidak bisa diragukan dan ditempatkan pada posisi mendasar, fundamental dan total. Saya selalu berhipotesa bahwa apa yang menyatukan negara dengan keberagaman yang luar biasa ialah Pancasila.

Pertanyaannya adalah bagaimana kita memperlakukan Pancasila? Penulis tidak ingin terlalu jauh. Penulis memfokuskan pada bagaimana Pancasila itu diperkirlakukan dalam ruang pendidikan. Oleh karena itu, tulisan ini lebih ditujukan sebagai refleksi pendidikan yang kita peringati setiap Bulan Mei.

Alasan lainnya adalah sebuah keyakinan bahwa Pancasila akan hidup dalam tatanan struktural dalam bentuk kebijakan tatkala Pancasila sudah berhasil secara kultural dan alam pikiran secara filosofis.

Pancasila Bagi Bangsa dan Negara

Sependek pengalaman saya adalah bahwa Pancasila terdiri atas nilai dan prinsip sangat filosofis. Filosofis dalam arti Pancasila merupakan hasil refleksi dari dialogis  medalam sehingga menghasilkan rumusan dan muatan kebutuhan kemanusiaan, persatuan dan keakyatan, serta keadilan dalam format

Sebagai hasil pemikitan filosofis mendalam. Pancasila juga dan hanya bisa diajarkan melalui pendidikan secara filosofis. Dengan kata lain, kekuatan dan nilai luhur Pancasila hanya bisa diekstrak jika dikaji secara mendalam (filosofis) serta diajarkan dalam ruang-ruang akan pikiran yang terbuka dan diakletis.

Sebagai hasil pemikiran filosofis mendalam, Pancasila juga dan hanya bisa diajarkan melalui pendidikan secara kebanyakan. pancasila hanya diajarkan secara hafalan dan diucapkan secara verbal. Semua orang tahu Pancasila tapi belum tentu paham Pancasila.

Sebagai Pedoman Bangsa

Bagi siswa dan mahasiswa pembelajaran Pancasila dianggap jenuh dan tidak ada isinya. Pancasila hanya hafalan. Siapa yang bisa menyebutkan pancasila dianggap bisa tahu dan paham Pancasila. Sehingga Pancasila dianggap tidak berguna dalam sosial kehidupan. Kalah saing dan gengsi dibandingkan mata pelajaran/kuliah lainnya.

Apa yang terjadi? Belum di ajarkan secara filosofis. Hal ini kita amini dan salah satu indikator di lapangan khusunya di pergruan tinggi bahwa pengajar pancasila dianggap bisa berasaldan keilmuan dimana saja salkan dari ilmu sosial.

Logika sederhana saya mengatakan kalaulah kita menganggap pancasila sebagai ideologi, dasar falsalah dengan buknlah seharusnya pembelajaran Pancasila adalah sesuatu yang sakral dan secara ilmiah dan logika sehingga tidak bisa diajarkan?

Sesuai dengan fungsi dan kedudukannya yang penting, maka pembelajaran Pancasila dan pengajarnya seyoganya kalangan”khusus” secara keilmuan dalam arti tidak boleh diajarkan begitu saja dan siapa saja.