Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan kado istimewa di Hari Santri Nasional 2025. Ia menyutuji pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren (Ditjen Ponpes) di tubuh Kementrian Agama.
Artinya wild bandito slot pendidikan, Ditjen baru ini akan dipisahkan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) yang selama ini menaunginya. Pemisahan ini dilakukan untuk memberikan fokus yang lebih tajam dalam pemerataan pesantren.
Baca Juga: Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi Pendidikan Sambut Indonesia Emas 2045
“Ya kan selama ini bernaung di bawah Ditjen Pendidikan Islam,”kata Menteri Agama (Menag) Nassanudin Umar saat ditemui di acara Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMI, Jakarta, Jumat (24/10/2025).
Perbedaan Ditjen Pendis dan Ditjen Ponpes
Menurut Menag Nassanudin Umar, Ditjen Pendis ke depan akan lebih fokus pada pendidikan judi bola formal seperti madrasah dan pergruan tinggi islam. Sementara itu, Ditjen Pondok Pesantren akan mengurusi aspek khas pensatren yang lebih luas.
“Sebagian dimensi dan Pendis nanti akan dibawa ke Pondok Pesantren. Sekarang kita sedang gonduk sebenarnya sudah selesai tinggal menunggu. Implementasi formal dari BAKN (Badan Admininstrasi Kepegawaian Negara) Menpan (RE) dan tentu Kementrian Keuangan.
Menag berharap, dengan adanya dukungan presiden terhadap mahjong pesantren keberadaan Ditjen baru ini akan semakin memperkuat peran pesantren.
“Tapi dengan adanya pernyataan Bapak Presiden tadi, maka insyaallah Pndok Pesantren itu nanti akan semakin eksis.
Seperti diketahui lahirnya Ditjen Pesantren terbuang dalam surat resmi nomor B-617MD-1/HK.03.00/10/2025 tanggal 21 Oktober 202.
Yakni asal persetujuan izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden Nomor 152 tahun 2024 Tentang Kementrian Agama.
Istana menjelaskan pembentukan Dithjen Pesantren ini dipicu atas trgedi ambruknya musala pondok Peasntren (Ponpes) AI Khoziny yang menewaskan 67 orang. Salah satu pehatian utamanya mengenai masalah keamanan bangunan.
“Berkenaan dengan masalah izin Ditjen Pondok Pesantren slot88 resmi memang itu bermula dan beberapa waktu yang lalu ada kejadiam yang menimpa saudara-saudara kita di Pondok Pesantren AI Khoziny Sidoarjo,” kata Memenesnag Prasetyo Hadi Kepada wartawan di kompleks istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/10/2025).
“Yang kemudian dari prestasi itu kita mendapatkan fakta bahwa nampaknya kita semua pemerintah perlu untuk memberoikam perhatian yang lebih kepada pondok-pondok pesantren. Kita menuruti data yang tercatat hari ini berjumlah kurang lebih 42 ribu pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.