Ada Isu Pendidikan Profesi Guru

Ada Isu Pendidikan Profesi Guru Berakhir 2025, Begini Kata Kemendikdasmen

Jakarta – Muncul isu Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) akan berakhir pada 2025. Apa tanggapan Kementrian Pendidikan Dasar dab Menengah (Kemendikdasmen)?

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Dirjen GTKPG), Prof Dr, Nunuk Suryani, mengungkapkan ada pertanyaan dari komisi X DPR mengenai kelanjutan PPG.

Baca Juga: Provinsi Jatim Raih Penghargaan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional 2025

“Jadi kemarin ada pertanyaan juga dari Komisi 10, apakah benar bahwa PPG-nya akan bertakhir tahun ini.” ungkap Nunuk taklimat dalam media di Or3 Senayan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Pada Senin (24/11/2025).

“Saya jawab tidak tegasnya”

Nanuk menjelaskan, para guru yang sudah menyelsaikan D4 atau S1 dan depo 10k baru  mengikuti regonerasi Pembelajaran Lampau (RPL) akan mendapat kesempatan untuk mengikuti PPG.

“Bahkan kami juga sudah merencanakan jika memungkinkan untuk PPG kedua, ungkap Nunuk.

Nunuk memanfaatkan sasaran skema PPG kedua adalah guru di sekoalah-sekolah yang kekurangan guru.

Bagaimana Cara Mengikuti PPG?

Direktur PPG, Ferry Maulana Putra, mengatakan ada syarat yang wajib dipenuhi untuk mengikuti PPG, yaitu mencatat di Dapodik dan aktif sebagai guru di tahun ajaran 2023/2024.

“jadi kalau dua syarat ini sudah terpenuhi, insyaallah dia sudah ada nama di sini , ujarnya.

Alasan Guru Tidak Tercatat di Dapodik

Bagaimana jika seorang guru belum tercatat di Dapodik? Ferry menjelaskan busa nenjadi karena guru-guru tersebut beru mulai belajar.

“Karena kalau PPG imi, yang aktif di 2023, 2024, biasanya guru-guru yang sudah lama, senior, dan sudah waktunya ikut PPG,” jelasnya Ferry.

Dua Pola PPG

Setelah lulus PPG, para guru akan diarahkan untuk mengikkuti PPG calon guru atau PPG prajabatan. Ferry menambahkan ada dua pola PPG yang wajib diketahui.

“Pertama guru yang sudah ada di dalam sekolah dan untuk calon guru slot jadi kalau yang sudah ada di dalam sekolah adalah wajib kita untuk menuntaskan mereja.”ujarnya.

“Tetapi untuk calon guru, adalah masa depan kita supaya guru-guru yang akan direkrut menjadi guru di satuan pendidikan.” imbuhnya.

Ferry pun menyamakan pendidikan guru seperti pendidikan dokter. seorang guru kedokteran wajib melalui beberapa tahapan sebelum resmi diangkat sebagai dokter.

“Guru juga sama .Dia ikut PPG dulu, Pendidikan Profesi Guru, Atau apa pun nanti yang sedang di siapkan misalkan. Intinya adalah ikut PPG, praktik dulu, belajar praktik, baru dia menjadi seorang guru yang prfesional.tentunya”

Provinsi Jatim Raih Penghargaan

Provinsi Jatim Raih Penghargaan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional 2025

Jakarta – Provinsi Jawa Timur (Jatim) meraih penghargaan kategori Daerah dengan Kinerja Pendidikan Terbaik Nasional dan Dewan Pendidikan Provinsi Se-Indonesia 2025. Penganugrahan penghargaan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Baca Juga: Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

Pengarhaan tersebut di serahkan Ketua Forum Dewan Pendidikan Se-Indonesia. Prof. Junaidi kepala Gubernur Jatim, Khofifah Indar Prawansa yang diwakili oleh sekda Prov.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja bersama seluruh ekosistem pendidikan Jawa Timur yang terus berkomitmen memperkuat layanan pendidikan dan kota hingga pelosok. Inilah yang menjadikan Jatim konsisten menajdi barometer pendidikan nasional. kata khofiffah slot depo dalam keterangannya.

Kualitas Pendidikan di Jatim

Komitmen Jatim di bidang pendidikan lanjut khofiffah, dibuktikan dengan anggaran pendidikan yang jauh melampaui aturan nasional yakni mencapai 32% atau lebih 12% dari mandagry spending.

“Mandagry spending nasional mewajibkan alokasi 20 persen untuk pendidikan, tetapi di Jawa Timur kita alokasikan 32 persen dari APBD. Ini adalah bentuk komitmen kami bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama. Karena hanya dengan penguatan kualitas layanan pendidikan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan wild bounty showdown demo ekosistem pendidikan, jatim terus menunjukan penguatan dari tahun-ke tahun. Setiap program pendidikan berdampak pada mutu dan kualitas siswa maupun guru. Hal ini terlihat dari banyaknya siswa yang diterima di universitas negeri melalui jalur prestasi.

Di sisi lain, Jatim juga mencatat jumlah inovasi pendidikan terbanyak di Indonsia, teramsuk pada tahun 2025 yang mencapai 27.464 inovasi dari para insan pendidikan. Tak hanya itu, Jatim juga memperluas kerja sama international termasuk kolaborasi dengan National Institute of Education

“Kemitraan international ini menjadi penguat ekosistem pendidikan kita agar semakin berdaya saing global.

Apresiasi Gubernur Jatim

Untuk jenajang SMA, Pemprov jatim juga menjalankan program double track yang memberikan keterampilan tambahan bagi slot server kamboja siswa. Hingga kini, program trersebut telah melahirkan ribuan pelaku usaha muda, lebih dari 1.200 produk enterpreneship, serta omzet penjuakan siswa yang mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu jenjang SMK, Jalan memperkuat transformasi pendidikan melalui penerapan teaching

factory, pengembangan BLUD SMK, sertifikasi global, serta perluasan kemitraan industri baik di dalam maupun luar negeri.

Lebih lanjut disampaikannya program-program pendidikanm pengharagaan yang diberikan oleh Forum Dewab Pendidikan se-Indonesia sehingga bayak prestasi yang diraih Jatim baik dari sekolah, guru dan siswa.

Apa yang dilakukan jawa timur ini bukan hanya memenuhi standar nasional. tetapi mealmpauianya

Data inovasi dan capaian siswa semuanya menunjukan bahwa jatim adalah berchirmak pendidikan nasional saat ini.

Program Makan Bergizi Gratis

Mendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Bagian Pendidikan Karakter

Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti mengatakan program Makan Bergizi Gratis ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam pembentukan karakter peserta didik.

Baca Juga: Pendidikan Sekualitas di Sekolah, Ini Alasannya

Mu’ti menjelaskan, program makan bergizi gratis menjadi cara IKemendikdasmen untuk membiasakan peserta didik makan sehat dan bergizi memiliki rasa tanggung jawab. Progran ini juga megamankan budaya tertib, toleransi, dan kebersamaan.

Ia menontohkan, sejumlah  sekolah menerapkan pola penyajian slot bet prasmanan, Praktik ini membiasakan siswa untuk mencuci sendiri piring makannyam,tertib mengambil makanan, mengambil makanan secukupnya dan toleransi dengan teman-temannya.

“Melalui program ini, kami ingin tanamkan betul, tidak hanya terkait dengan memberkan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi harus menjadi bagian dari pembentukan karakter mega wheel pragmatic dan kepribadian yang mulia pada peserta didik.

Kata Mu’ti oada uji coba Makan Bergizi Gratis di Aula SMA Muhammadiyah 1 Taman. Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/11/2024)

dalam keterangan yang diterima, ditulis Minggu (17/11/1014)

Penanaman 7 Kebiasaan Anak Hebat

Terintegrasi dengan progran Makan Bergizi Gratis ini. Mendikdasemn slot thailand mengatakan pogram Tujuh Kebiasaan Anak Hebat akan dilaksanakan mulai Desember 2024.

Tujuh kebiasaan anak hebat Kemendikdasmen teridiri dari bangun pagi, berolahraga, makan sehat dan juga bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan  jugatidur tepat waktu.

“Kita semua melihat, hari itu, dimulai dari matahari terbit dan juga diakhiri matahari terbenam.

Olah karena itu, Bapak dan juga ibu akan rolet online menjadi bagian dari upaya kami dalam menanamkan karakter anak-anaknya. Nantinya, dengan tujuh kebiasaaan ini akan terjalin komunikasi yang baik antara orang tua dengan sekolah,” kata Mu’ti

Ketua PWW. Jawa Timur Sukadiono berharap kegiatan ini dapat berdampak positif dan juga menyukseskan program Makan Bergizi Gratis mulai Januari 2025 mendatang.

“Semoga dukungan ini menjadi contoh dan juga inspirasi instansi lain di seluruh Indonesia guna

mewujudkan generasi muda yang sehar. berakhlak, dan juga berkarakter.” ucap Sukadono.

Pendidikan Sekualitas di Sekolah

Pendidikan Sekualitas di Sekolah, Ini Alasannya

Jakarta – Anak-anak yang beranjak remaja atau sudah menginjak bangku SMA hingga SMA pentingnya untuk diberikan seksualitas dis ekolah ini alasannya.

Baca Juga: Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam

Menurut Psikolog Kimis Anak-Remaja dan Koneskor SMP-SMA Cikal Surabaya, Ratna Kusuma Dewi, S.Psi MPsi berikut alasannya, dalam keterangan tertulis yang diterima.

1. Mendampingi Anak Memahami Informasi yang Tepat

Kemudian mengakses gates of gatot kaca 1000 infromasi dari internet beresiko membuat anak menyerap informasi yang kurang sehat dan salah. Untuk itu, peran pendiidik diperlukan untuk mendampingi anak dalam memberikan edukasi seksual yang benar dan sehat.

“Di era digitak ini. anak-anak di usia muda sudah memiliki akses terhadap berbagai jenis informasi, termasuk topik sensitif atau topik yang belum sesuai dengan usianya. Tanpa pendampingan orang dewasa dan bertanggung jawab.

2. Mendukun Anak Memahami Tubuh dan Diri Tanpa Rasa Malu

Keingin tahuan anak adalah sinyal alami bahwa mereka sedang belajar mengenal dunia slot starlight princess dan diri mereka sendiri. Inilah sebabnya pendidikan seksualitas yang tepat di sekolah menajdi sangat penting.

“Rasa ingin tahu adalah bagian dari alami dati tubuh kenbang anak. Ketika Pertanyaan-pertanyaan mereka dianggapi secara terbuka dan suportif anak belajar bahwa tubuh, emosi , dan identitas diri adalah hal-hal yang wajar untuk dipahami bukan sesuatu yang memalukan atau tabu ungkap ratna.

3. Membangun Kesadaran Diri dan Perlindungan Tubuh

Edukasi seksualitas di sekolah dapat memberikan anak pemaahaman tentang hal tubuh sendiri . Dengan begitu, anak dapat merasa sweet bonanza aman dan tau cara melindungi diri sendiri.

“Pendidikan seks usia sekolah membantu anak mengenali batas tubuh mereka, hak atas tubuh sendri, serta bagaimana melindungi diri, Anak juga belajar kapan harus berkata tidak dan juga kepada siapa harus melapor saat merasa tidak nyaman.

4. Meningkatkan Keterbukaan dan juga Kepercayaan

Saat sekolah membuka ruang diskusi yang aman dan juga suportif tentang topik-topik sensitif seperti seksualitas. Anak belajar bahwa perubahan dalam diri mereka adalah hal yang wajar.

Pendekatan ini membangun rasa percaya diri dan juga menajdi langkah awak dalam membentuk karakter yang sehar dan juga menjaga anak dari resiko sejak dini.

“Dengan membicarakan topik ini secara sehat dan juga terbuka, sekolah turut menciptakan budaya komunikasi yang positif, sehingga murid tidak merasa takut atau malu saar

menghadapi perubahan dalam dirinya. Dengan demikian, sex education, merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan juga perlindungan anak sejak dini.

Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk

Ditjen Pesantren Resmi Dibentuk, Ini Bedanya dengan Ditjen Pendidikan Islam

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan kado istimewa di Hari Santri Nasional 2025. Ia menyutuji pembentukan Direktorat Jenderal Pondok Pesantren (Ditjen Ponpes) di tubuh Kementrian Agama.

Artinya wild bandito slot pendidikan, Ditjen baru ini akan dipisahkan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) yang selama ini menaunginya. Pemisahan ini dilakukan untuk memberikan fokus yang lebih tajam dalam pemerataan pesantren.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi Pendidikan Sambut Indonesia Emas 2045

“Ya kan selama ini bernaung di bawah Ditjen Pendidikan Islam,”kata Menteri Agama (Menag) Nassanudin Umar saat ditemui di acara Malam Bakti Santri untuk Negeri di TMI, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Perbedaan Ditjen Pendis dan Ditjen Ponpes

Menurut Menag Nassanudin Umar, Ditjen Pendis ke depan akan lebih fokus pada pendidikan judi bola formal seperti madrasah dan pergruan tinggi islam. Sementara itu, Ditjen Pondok Pesantren akan mengurusi aspek khas pensatren yang lebih luas.

“Sebagian dimensi dan Pendis nanti akan dibawa ke Pondok Pesantren. Sekarang kita sedang gonduk sebenarnya sudah selesai tinggal menunggu. Implementasi formal dari BAKN (Badan Admininstrasi Kepegawaian Negara) Menpan (RE) dan tentu Kementrian Keuangan.

Menag berharap, dengan adanya dukungan presiden terhadap mahjong pesantren keberadaan Ditjen baru ini akan semakin memperkuat peran pesantren.

“Tapi dengan adanya pernyataan Bapak Presiden tadi, maka insyaallah Pndok Pesantren itu nanti akan semakin eksis.

Seperti diketahui lahirnya Ditjen Pesantren terbuang dalam surat resmi nomor B-617MD-1/HK.03.00/10/2025 tanggal 21 Oktober 202.

Yakni asal persetujuan izin Prakarsa Penyusunan Rancangan Peraturan Presiden Nomor 152 tahun 2024 Tentang Kementrian Agama.

Istana menjelaskan pembentukan Dithjen Pesantren ini dipicu atas trgedi ambruknya musala pondok Peasntren (Ponpes) AI Khoziny yang menewaskan 67 orang. Salah satu pehatian utamanya mengenai masalah keamanan bangunan.

“Berkenaan dengan masalah izin Ditjen Pondok Pesantren slot88 resmi memang itu bermula dan beberapa waktu yang lalu ada kejadiam yang menimpa saudara-saudara kita di Pondok Pesantren AI Khoziny Sidoarjo,” kata Memenesnag Prasetyo Hadi Kepada wartawan di kompleks istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

“Yang kemudian dari prestasi itu kita mendapatkan fakta bahwa nampaknya kita semua pemerintah perlu untuk memberoikam perhatian yang lebih kepada pondok-pondok pesantren. Kita menuruti data yang tercatat hari ini berjumlah kurang lebih 42 ribu pondok pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi

Gubernur Khofifah Pimpin Transformasi Pendidikan Sambut Indonesia Emas 2045

Surabaya – Kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara efektif menjadi motor penggerak bagi tiga elemen inti pendidikan di Jawa Timur. Tidak hanya sekedar membuat kebijakan, Khofifah menciptakan ekosistem yang hidup, di mana inovasi menajdi budaya kerja dan karakter seleuruh pelaku pendidikan.

Baca Juga: Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Terbukti, sejak program inovasi diluncurkan, tercatat 24.626 inovasi lahir dari berbagai sektor di Jawa Timur, dengan pendidikan sebagai penyumbang terbesar.

Angka ini memprihatinkan bagaimana pendidikan di Jatim tak sekedar adaftif, tetapi telah menjelma menjadi ruang lreativitas dan daya saing sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Inovasi Jadi Budaya Pendidikan

Dalam ajang East Java Innovatice Education Summit (EJIES) 2025, Khofifah menegaskan pentingnya semangat kolaboratf dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan zaman.

“Kehadiran bapak/ibu dan semuanya malam ini membuktikan bahwa Jawa Timur sebagai episentrum inovasi pendidikan nasional.

“Dengan lebih dari 19 ibu karya inovasi, 30 top inovasi yang terpilih, serta 51 insan pendidikan yang dianugerahi penghargaan dunia pendidikan di jawa timur membuktikan kesiapan menghadapi era digital dan transformasi global.

Dari Double Track hingga Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan

Berbagai inisiatif strategis lahir di bawah kepemimpinan Khofifah, seperti program Double Track SMA, SMK IBLUD, dan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SKAP).

Program-program ini menekankan inovasi terapan, yang bukan hanya menyiapkan peserta didik menjadi lulusan siap kerja, tetapi juga mencetak generasi kreatif dan solutif di bidang pertanian, teknologi, dan kewirausahaan.

Tidak tehenti disitu, , program literasi dan karya tulis juga berkembang pesat.

“Prestasi ini harus terus kita pertahankan. Dan caoaian di sektor lain harus terus kita tingkatkan. Kami yakin bahwa siswa, dan guru dan kepala sekolah kita di jatim sangat mampu untuk meraihnya.”tambahnya

Bahkan, lintas sekolah di Jawa Timur menghasilkan lebih dari 1.580 buku karya irisan pendidikan yang memecahkan rekor MURI.

“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi tidak berhenti di ruang kelas, tapi menjelma menjadi karya yang memberi inspirasi.

Pendidikan Inklusif dan Digitalisasi Sekolah

Komitmen Khofifah tidak hanya berhenti pada inovasi, tapi juga menyentuh aspek inklusi dan kesetaraan akses.

“Saya optimis dengan kompetensi dan prestasi siswa di Jatim semkain meningkat sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045,”katanya.

Ia juga menaruh perhatian padfa tranformasi digitak sekolah dan perpustakaannya.

“Perpustakaan perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Dengan inovasi digital, perputakaan sekollah dapat menjadi pusat pembelajaran yang dinamis sesuai kebutuhan zaman yang serba cepat dan digital. lanjutnya.

Dengan kombinasi visi strategis, keberpihakan pada inklusi, dan penguatan budaya inovatif, Jawa Timur kini menajdi parometer baru.

Tahun itu, pemberian penghargaan akan digelar di Grand Mercue Malang Mirama, Kota Malang, pada Rabu 5 November 2025.

Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Arah Pendidikan Pemerintahan Baru

Jakarta – Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilian Umum (Pemilu) 2024 telah dilantik. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang sangat mendesak untuk diperbaiki kualitasnya.

Baca Juga: Uni Eropa Bakal Terapkan Pendidikan Iklim mulai TK sampai SMA

Dari sekian banyak masalah pendidikan saat ini, pengalokasian dan pengelolaan 20 persen anggaran pendidikan dari APBN harus diberi perhatian serius.

Selebihnya, anggaran pendidikan dipecah-pecah. Untuk Kementrian Agama (Kemenag) Rp 62,3 triliun . Dan alokasi terbesar adalah untuk transfer ke daerah dan dana desa yang mencapai Rp 346,5 triliun atau 52 perse. Melihat anggaran pendidikan yang terbagi ke dalam begitu bayak pos itu.

Sejatinya, setelah 15 tahun alokasi anggaran pendidikan 20 persen mega wheel pragmatic dalam APBN telah dipenuhi oleh pemerintah, dengan pendistribusian dan pengelolaan yang baik tentunya, pendidikan dan berkualitas yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat telah tersedia.

Sebaiknya Terpuast

Pengelolaan Pendidikan dan anggarannya sebaiknya terpusat. Artinya, pengelolaan pendidikan dasar yang selama ini menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota serta pendidikan menengah yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi.

Memang tak dapat dipungkiri, ada daerah yang berhasil meningkatkan mutu pendidikannya. Namun, harus diakaui pula, masih lebih banyak daerah yang kualitas pendidikannya terkesan jalan di tempat. Ada banyak kepala daerah yang kurang peduli pada peningkatan kualitas.

Selain itu pula, desertrenlasi pendidikan juga mengakibatkan ketimpangan mutu pendidikan antardaerah yang kian menganga. Salah satu penyebabnya, tidak meratanya kualitas guru. Ada daerah yang secara berkala memberikan pelatihan peningkatan.

Perlu Diperbaiki

Bercerkin dari bayakya persolan yang muncul akibat dari desertinalisasi pendidikan yang sejak 2001 lalu dilaksanakan, maka Presiden dan Wakil Presiden yang baru saja dilantik sebaiknya meninjau kembali kebijakan tersebut.

Pola rekruitmen guru juga perlu diperbaiki. Salah satu penyebab kualitas pendidikan Indonesia tidak mengalami kemajuan yang beratti hingga ssaat ini adalah kualitas guru-gurunya yang masih perlu ditingkatkan..

Maka sekali lagi, memperbaiki pola rekruitmne guru menjadi hal yang sangat mendesak dilakukan .Dan utuk memperbaikinya mesti dimulai dari hulu.

Sebab, sekolah seharusnya seorang calon guru belajar dengan suasana kampus berkualitas terbaik, oleh para tenaga pelajar terbaik, dan fasilitas perkuliahan yang lengkap danb modern.

Untukk menghemat anggaran serta demi prinsip elektivitas, di perguan situs slot tinggi keguruan yang berkualitas unggul itu, materi belajhar Program guru Penggerak dan pendidikan potensi guru, dua program yang saat ini sedang gencang-gencangnya dilaksanakan oleh pemerintah untuk menggenjot peningkatan kompetensi perdagogis.

Perencanaan dan penganggaran yang saar  ini menjadi kewengangan kementrian Perencanaan pembangunan Nasional (PPN) dan Kementrian Keuangan, sebagaimana diatur daan peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 tahun 2017, harus ditinjau dalam awal pendidikan.

Sehingga pendistribusian anggaran pendidikan akan lebih baik dan profesional .Dan jika hal itu perlu dapat terwujud, secara perkahan, dengan pengelolaan anggaran yang transparan serta pengawasan yang ketat tentunya, maka sebgaimana telah saya tulis di awal, pendidikan bermutu dan murah yang dapat diakses oleh seluruh.

Terapkan Pendidikan Iklim

Uni Eropa Bakal Terapkan Pendidikan Iklim mulai TK sampai SMA

Jakarta – Uni Eropa memutuskan untuk memasukan pendidikan iklim ke dalam kurikulum siswa taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Kebijakan ini merupakan bagian dari rencana iklim Uni Eropa 2025.

Baca Juga: Ini Dia Dampak Positif Gloalisasi bagi Pendidikan, Ekonomi, dan Budaya

Ada 27 negara anggota Uni Eropa yang bakal menerapkan pendidikan iklim tersebut. Para pelahar uni eropa akan mempelanjari ilmu iklim dampak perubahan iklim di lingkungan sekitar, serta keterampilan kerja terkait sebagai bagian dari kurikulum resmi Uni eropa untuk menghadapi krisis iklim.

Pendidikan Iklim

Setiap negara mendatangkan kesepakatan iklim paris wajib menyusun Nationally Determined Contribution (NDC) yaitu rencana iklim nasional yang membuat target dan tindakan terkait perubahan iklim.

Perubahan untuk kementrian pendidikan menyajikan rencana ini sebagai janji publik yang meningkatkan pengurangan emisi, langkah-langkah adaptasi dan kebijakan sosial dalam satu paket terpadu.

Pelaksanaan komitmen pendidikan iklim dikordinasikan oleh komisi Eropa. Tim pendidikan ikoim kini fokus memastian sistem sekolah selaras dengan target iklim jangka panjang.

Belajar Iklim dan Keteampilan unuk Pekerjaan Hijau

Dalam pendekatan baru ini, siswa diharapkan belajar green skills, yaitu kemampuan yang dibutuhkan untuk bekerja di bidang yang mengurangi etintas atau melindungi lingkungan.

Banik Dunia menyebutkan pendidikan penting untuk menghadapi perubahan iklim karena bisa membentuk perilaku, membangun keteranpilan, dan mendorong inovasi.

Bank Dunia juga mengingatkan perubahan iklim sudah menganggu sekolah, sehingga guru dan siswa perlu dipersiapkan agar belajar tetap berjalan lancar.

PBB memperkirakan transisi ke ekonomi hijau buat menciptakan lebih dari 100 juta pekerjaan baru di dunia pada 2000.

Pendidikan Bertransformasi

Untuk siswa dini , pelajaran di masa depan kemungkinan akan mengatkan cuaxa, makanan, dan penggunaan energi di lingkungan sekitar dengan konsep ikim secara sederhana, sehingga pendidikan iklim tidak hanya muncul sekali setahun di Hari Bumi.

Di kenya pendidikan kini dudah menjadi fokus utama dalam rencana iklim nasional terbaru. Di sana, mitra-mitra pendidikan juga didorong untuk mendukung langkah-langkah selanjtnya.

Misiinformasi dan Kecemasan Iklim

Generasi muda, terutama siswa, saat ini sering dibanjiri berita tentang cuaca ekstrem, politik dan berbagai klaim terkait perubahan ikim. Jika tanpa pemahaman dasar tentang cara kerja sistem iklim.

Sharan Burrow, mantau guru, mengatakan banyak orang dewasa kni menyadari bahwa selama masa sekolah, mereka hampir ttidal  mendapat pelajaran yang mengajarkan taggung jawab praktis terhadap perubahan iklim.

Belajar Iklim Bersama Guru dan Siswa

Memasukan pendidikan iklim ke dalam rencana iklim nasional merupakan langkah-langkah awal pemerintahan di

Eropa perlu menganggarkan dana untuk pelatihan guru, materi pembelajaran baru, gedung sekolah yang aman, serta dukungan jangka panjang bagi sekolah.

Mereka berpendapat dana iklim seharusnya tidak hanya digunakan untuk proyek seperti panel surya

atau tanggul laut, tetapi juga dialokasikan untuk rencana pelajaran, pelatihan dan pendampingan guru, serta kemitraan lokal yang mendukung pendidikan iklim.

Positif Gloalisasi bagi Pendidikan

Ini Dia Dampak Positif Gloalisasi bagi Pendidikan, Ekonomi, dan Budaya

Jakarta – Pernah atau sering dengar istilah globalisasi? Fenomena ini bikin dunia terasa semakin tanpa batas. Informasi, barang, bahkan budaya, bisa berpindah dari satu negara ke negara lain dengan cepat.

Pengertian Globalisasi

Dikutip dari slot depo pulsa buku /Pendidikan Kewargangeraan’ yang ditulis Aim Abdukaman terbitan Gratindo Media Pratama tahun 2008 berikut beberapa pengertiam globalisasi.

Selo Soemardjan mengatakan globalisasi adalah terbentunya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama.

Baca Juga: AI, Guru, dan Masa Depan Pendidikan

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan globalisasi sebagai fenomena (gejala) yang menjadikan dunia kecil dan segi hubungan manusia.

The American Heritage Directonary menggantikan globalisasi sebagai suatu tindakan dari suatu atau pengertian kebijakan menjadikan sesuatu yang mendunia, baik dalam lingkupnya maupun aplikasinjya.

Damapak Positif Globalisasi

Menurut buku terbitan Kemendikbud danhasil kajian judi bola akademik terbaru, globalisasi punjya banyak dampak positif dalam kehidupan sehari-hari khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan budaya.

1. Akses Pendidikan Semakin Luas

Globalisasi membuka kesempatan belajat tanpa terbatas jarak. Melalui internet, siswa bisa mengakses materi dan berbagai negara, bahkan ikut kelas daring international.

2. Pertukaran Ilmu dan Teknologi Pendidikan

Sekolah dan Universitas di seluruh Indonesia kini lebih mudah mengadopsi metode belajar modern, seperti e-learning dan maxbet pembelajaran berbasis teknologi digital.

3. Muculnya Wawasan Global di Kalangan Pelajar

Sejak SD, pelajar sudah dikenalkan dengan konsep globalisasi lewat kurikulum Kemendikbud. Hal ini membantu generasi muda memiliki kesadaran global, menghargai perbedaan, dan lebih siap bersaing secara international.

4. Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

Di bidang ekonomi, keterbukaan globalisasi mendirong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pelajar dan Mahasiswa dituntut menguasai keterampilan Abad ke-21 agar bisa bersaing di pasar kerja global.

5. Peluang Kerja Lebih Luas

Globalisasi juga membuka lapangan kerja lintas negara. Tenaga kerja Indonesia kini punya slot depo 10k kesempatan berkarir di luar negeri, sekaligus membawa pulang pengalaman dari kehalian baru.

6. Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Arus Investasi asing dan perdagangan global mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mendorong terciptanya iklim bisnis yang lebih kompetitif.

7. Promosi Produk Lokal ke Pasar Dunia

Produk-Produk Indonesia kini bisa ikut bersaing di pasar global, bahkan makin dikenal luas, Batik, Kopi hingga kuliner Tradisional punya peluang besar untuk mendunia.

8. Pertukaran Budaya Antarbangsa

Anak muda Indonesia kini lebih mudah mengenal musik, film, dan mode dari luar negeri. Sebaiknya budaya indonesia juga bisa go international, contohnya yang diakui UNESCO.

9. Meningkatkan Kreativirtas dan Inovasi

Kolaborasi lintas budaya memicu lahirnya karya-karya kreatif baru. Dalam proses dunia seni, pendidikan, dan teknologi. Ini menjadi peluang besar untuk menghsilkan inovasi.

10. Memperkut Identitas Lokal di Tengah Arus Global

Semakin terbuka pada budaya asing, semakin besar pula dorongan untuk melestarikan tradisi sendiri. Globalisasi justru bisa memperkuat kesadaran akan pentingnya identitas lokal.

Masa Depan Pendidikan

AI, Guru, dan Masa Depan Pendidikan

Jakarta – Kualitas pendidikan kita semakin menurun. Di tengah situasi demikian, kehadiran kecerdasan Bauatan (AI) dapat membawa dampak positif maupun dampak negatif. Maka pertanyaannya, bagaiman  kita bisa memanfaatkan kehadiran AI, dan peran guru untuk masa depan pendidikan kita?

Baca Juga: Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan di Daerah

Satu Topik yang mendesak dalam dunia pendidikan kita adalah kehadiran kecerdasan Buatan (AI). Tanpa kita sadari, AI telah meresap begitu dalam ke dalam kehidupan sehari-hari muali dari rekomendasi tontonan hingga navigas9i perjalanan.

Tapi bagi kita para pendidik, pertanyaannya lebih spesifik dan mendalam, Apakah AI akan menurunkan kualtas pendidikan, khusunya dalam mengasah daya kritis siswa atau justru menjadi alat revolusionernya yang mem;perkuanya.

AI: Pedang Bermata Dua dalam Pendidikan

AI menjanjikan banyak hal yang  luart biasa. Banyangkan personalisasi pembelajaran yang sebelumnya hanya mimpi kiini menjadi mungkin AI mampu menganalisis gaya belajar, kecepata, dan dibutuhkan unik setiap siswa.

Di sisi lain, guru pun dapat terbantu dengan automasi berbagai tugas admininstratif seperti penilaian, penjadwalan, hingga pelaporan. Waktu yang semula tercipta kini dapat dialihkan untuk membimbing siswa secara lebih mendalam dan membangun interaksi yang lebih manusiawai.

AI juga membuka akses yang lebih luas bagi siswa di daerah terpencil maupun mereka yang kebutuhan khusus. Dengan teknologi pembaca layar terjemahan otomatis, dan tutor virtual.

Ancaman Tersembunyi: Mengikis Daya Kritis dan Etika

Kehawatiran utama adalah resiko menurunnya daya kritis siswa.Otak manusia sebagaimana otot perlu dialih secara konsisten. Ketika kita terlalu bergantung pada kalkulator.

Ketika siswa terlalu sering menyerahkan proses berpiir pada AI, proses kognitif mereka pun bisa melemah-sebuah fenomena yang dikenal sebagai cognitive offloading.

Siswa bisa terjebak menajdi konsumen pasif informasi menerima begitu saja jawaban dan AI tanpa mempertanyakan sumber, bisa, karena model ai dlatih menggunakan data besar yan tidak lepas dari bisa algonamtik, dan bisa memperkuat tulang gema.

Tanpa kebijakan etis dan perlkindungan data yang kuat, kerentanan terhadap penyalahgunaan sangat besar.

Masalah plagiarisme pun tak kalah serius. AI generatif seperti ChatGPT bisa digunakan untuk membuat esai atau tugas secara instan. Jika tidka disikapi dengan bijak, Integritas akademik-pillar utama pendidikan bisa runtuh perlahan.

Solusi: AI sebagai Mitra, Bukan Pengganti

Lantas, haruskah kita menolak AI? Tentu tidak. Justru tantangan ini menajdi peluang untuk memperkuat peran guru dan menata ulang paradigma belajar.

Dengan kesadaran kritis, literasi teknologi, dan komitmen pada nilai-nilai pendidikan sejak kita bisa memastikan bahwa AI menjadi keakuatan tranformastif yang memperkuat bukan menggantikan peran guru dan martabat pendidikan.

Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan

Program Gubernur Kalteng Majukan Pendidikan di Daerah

Jakarta – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berupaya untuk mempriritaskan pendidikan di daerahnya. Sejak menajbat pada 20 Februari 2025, sejumlah program ini strategis diluncurkan.

Baca Juga: Qua Vadis Pendidikan Pancasila

1. Program Kuliah Gratis

Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Pemprov Kalteng melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berupaya mendukung kalangan pendidikan tinggi. Adapun program yang digagas yaitu 10.000 Kuliah gratis.

Awalnya, program ini hanya diterapkan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Namun, seiring waktu, 33 pergruan tinggi lainnya turut bergabung demi mewujudkan cita-cita besar Gubernur, yakni satu keluarga satu sarjana.

2. Program Sekolah dan Seragam Gratis

Sebanyak 34.270 siswa dari SMK, SMA, dan SKH di Kalteng telah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) pada tahun ini Rinciannya. SMA Negeri 20.179 siswa, dan SMA Swasta: 3.005 siswa, dengan total SMA 23.184 siswa.

“Seragam putih abu-abu, pramuka, dan sepatu yang tidak dibagikan ke siswa baru dari kelauarga mampu akan dialihkan ke siswa kelas 11 dan 12 yang juga berasal dari keluarga tidak mampu jadi tidak adil itu bukan berarti semua harus harus sama.

3. TPP Guru Kembali Dibayarkan

Setelah sempat terhenti pada 2022, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) guru resmi dibayar kembali. Adapun rinciannya yaitu PPPK Guru Non sertifikasi Rp 750.000.

“Alhamdulillah, akhirnya pembayaran TPP bagi guru Bersertifikasi SMA/SMK/SKH akhirnya bisa kita wujudkan ini bentuk perhatian dan kecintaan bapak gubernur kepada dunia pendidikan.

4. Digitalisasi Pembelajaran

Reza mengungkapkan pihaknya menyalurkan ribuan TV interaktif dan papan tulis digital serta panel surya dan starlink untuk SMA, SMK, dan SKH termasuk ke sekolah swasta dan yayasan, serta perguruan tinggi.

“Kami terus berbenah, mendengar aspirasi dan bekerja agar pendidikan di Kalteng benar-benar merata dan berkualitas,”tegas Reza.

5. Pelatihan Guru Huma Betang

Program ini digelar sepanjang tahun untuk meningkatkan kompetensi guru MA SMK dan SMA LB. Materinya mencakup teknik mengajar yang menarik menjaga kesehatan mental siswa, memahami rapor pendidikan, hingga pelatihan khusus bagi guru SKH dalam mengahadpi siswa berkebutuhan khusus.

6. Rapor Pendidiikan Naik Kategori

Rapor Pendidikan 2025 yang diluncurkan oleh Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat peningkatan pada Provinsi Kalteng Sebelumnya Kalteng berada di kategori rintangan tuntas muda ke.

Peningkatan signifikan terjadi di kemampuan literasi dan rumenaerasi di semua jenjang bahkan sekolah khusus mencatat lonjakan lierasi dari 35,47 ke 70 dan numerasi dari 58,6 ke 85.

7. Kelas Digital Huma Betang

Program terakhir yang digagas adalah kelas Digital Huma Betang. Program ini membangun ekosistem digiital terpadu yang menghubungkan guru, siswa, dan sekolah dalam satu platfrom pembelajran modern.

Dijelaskan Reza, sistem akan menghadirkan dua pola pembelajran, yakni sinkrobus (tatap muka daring sepertli video conference) dan asinkronus (fleksibel dan dapat diakses kapan saja).

Transformasi ini juga memperkuat program Pak Agustiar Mengajar yang menggabungkan konsep pembelajaran jarak jauh dengan sentuhan langsung pemimpin daerah.

Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Jakarta – Kita selalu memperingati hari lahir Pancasila setiap tangal 1 Juni. Peringatan tersebut diambil dari saat Soekarno mengenalkan istilah Pancasila dalam Sidang Pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).

Baca Juga: Qua Vadis Pendidikan Pancasila

Pancasila secara teoritis dan prinsip bagi bangsa Indonesia sangat mendasar dan otentik. Sekalipun nasibnya secara praktis cukup miris. Pancasila dalam kedudukan dan fungsimya bagi bangsa Indonesia dalam banyak literatur disebut sebagai dasar filosofisfalsalah bangsa, dasar negara, ideologi bangsa, dan karakter bangsa.

Sehingga kesakralan dan elan vitalnya tidak bisa diragukan dan ditempatkan pada posisi mendasar, fundamental dan total. Saya selalu berhipotesa bahwa apa yang menyatukan negara dengan keberagaman yang luar biasa ialah Pancasila.

Pertanyaannya adalah bagaimana kita memperlakukan Pancasila? Penulis tidak ingin terlalu jauh. Penulis memfokuskan pada bagaimana Pancasila itu diperkirlakukan dalam ruang pendidikan. Oleh karena itu, tulisan ini lebih ditujukan sebagai refleksi pendidikan yang kita peringati setiap Bulan Mei.

Alasan lainnya adalah sebuah keyakinan bahwa Pancasila akan hidup dalam tatanan struktural dalam bentuk kebijakan tatkala Pancasila sudah berhasil secara kultural dan alam pikiran secara filosofis.

Pancasila Bagi Bangsa dan Negara

Sependek pengalaman saya adalah bahwa Pancasila terdiri atas nilai dan prinsip sangat filosofis. Filosofis dalam arti Pancasila merupakan hasil refleksi dari dialogis  medalam sehingga menghasilkan rumusan dan muatan kebutuhan kemanusiaan, persatuan dan keakyatan, serta keadilan dalam format

Sebagai hasil pemikitan filosofis mendalam. Pancasila juga dan hanya bisa diajarkan melalui pendidikan secara filosofis. Dengan kata lain, kekuatan dan nilai luhur Pancasila hanya bisa diekstrak jika dikaji secara mendalam (filosofis) serta diajarkan dalam ruang-ruang akan pikiran yang terbuka dan diakletis.

Sebagai hasil pemikiran filosofis mendalam, Pancasila juga dan hanya bisa diajarkan melalui pendidikan secara kebanyakan. pancasila hanya diajarkan secara hafalan dan diucapkan secara verbal. Semua orang tahu Pancasila tapi belum tentu paham Pancasila.

Sebagai Pedoman Bangsa

Bagi siswa dan mahasiswa pembelajaran Pancasila dianggap jenuh dan tidak ada isinya. Pancasila hanya hafalan. Siapa yang bisa menyebutkan pancasila dianggap bisa tahu dan paham Pancasila. Sehingga Pancasila dianggap tidak berguna dalam sosial kehidupan. Kalah saing dan gengsi dibandingkan mata pelajaran/kuliah lainnya.

Apa yang terjadi? Belum di ajarkan secara filosofis. Hal ini kita amini dan salah satu indikator di lapangan khusunya di pergruan tinggi bahwa pengajar pancasila dianggap bisa berasaldan keilmuan dimana saja salkan dari ilmu sosial.

Logika sederhana saya mengatakan kalaulah kita menganggap pancasila sebagai ideologi, dasar falsalah dengan buknlah seharusnya pembelajaran Pancasila adalah sesuatu yang sakral dan secara ilmiah dan logika sehingga tidak bisa diajarkan?

Sesuai dengan fungsi dan kedudukannya yang penting, maka pembelajaran Pancasila dan pengajarnya seyoganya kalangan”khusus” secara keilmuan dalam arti tidak boleh diajarkan begitu saja dan siapa saja.